Forum Mahasiswa Anti Korupsi Sulbar Minta KPK Usut Dugaan Gratifikasi Anggota DPRD Polman

- Jurnalis

Senin, 5 April 2021 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Forum Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan aksi demontrasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (05/04).

Irwan Sipattongang yang disapa Irwan selaku kordinator lapangan dalam aksi demontrasi tersebut mengungkapkan, mereka menuntut Lembaga Anti Rasuah untuk mengusut tuntas dugaan gratifikasi terhadap puluhan anggota DPRD Kabupaten periode 2014-2019.

“Kami menuntut kepada pihak KPK keseriusannya mengenai praktek dugaan gratifikasi terhadap 33 Anggota DPRD tingkat kabupaten periode 2014-2019 pada pembahasan anggaran APBD tahun 2016-2017 Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat,” kata Irwan kepada awak media. Sebagaimana di lansir dari Jurnas.com.

Menurut Pemuda asal Polewali Mandar tersebut, mereka yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Barat tetap konsisten mengawal kasus ini, yang sudah menjadi konsumsi publik masyarakat Polman.

Ia menilai bahwa KPK Sebagai lembaga negara yang menangani dugaan perkara tindak pidana korupsi perlu keseriusan, sebab ini bisa menjadi preseden buruk bagi KPK jika terjadi pembiaran yang dapat melukai hati rakyat Kabupaten Polman dalam dugaan gratifikasi tersebut.

“Sebab pada tanggal 16 November 2020 pihak KPK melakukan penyelidikan dan pemeriksaan beberapa anggota dewan di Aula Polres Rupatama kabupaten Polewali Mandar dan pemeriksaan dilakukan secara tertutup yang sampai saat ini tidak ada kejelasan dari KPK,” ujarnya.

Untuk itu, kata Irwan, mereka menuntut dan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serius menangani dugaan gratifikasi pembahasan dan pengesahan APBD 2016-2017.

Selain itu, mereka juga mendukung KPK segera tetapkan tersangka atas dugaan gratifikasi pembahasan dan pengesahan APBD 2016-2017.

“Kami mendesak KPK memeriksa bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar beserta jajaranya, atas dugaan gratifikasi, serta tangkap para pelaku yang terlibat dalam permufakatan jahat di Polman,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa mereka akan terus mendukung KPK untuk serius atas semua kasus yang ditangani.

Aksi tersebut merupakan tindaklanjut dari aksi demonstrasi yang telah dilakukan sebelumnya oleh Forum itu pada tangal 15 Maret 2021 yang lalu, dan aksi kedua ini sekaligus menyerahkan berkas ke KPK

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru