Sutinah Sebut Ketegasan Larangan Pindah ASN Kebijakan Tidak Populis Tapi Harus Dilakukan

- Jurnalis

Rabu, 2 November 2022 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan pelatihan dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Ke-IV kabupaten Mamuju angkatan ke XI dan XII, Bupati Mamuju Hj, Sitti Sutinah Suhardi, kembali mengulang arahannya agar tidak lagi ada CPNS yang berfikir untuk minta pindah setelah diangkat menjadi PNS sebelum. Masa pengabdian mereka mencapai 10 tahun sebagaimana aturan yang telah ditetapkan.

Meski mengakui ketegasan untuk tidak mengakomodasi permintaan pindah tugas bagi ASN yang belum genap masa pengabdiannya itu adalah kebijakan yang “Tidak Populis” dan kemungkinan akan mendapat cibiran dari ASN yang berniat pindah semau hati, namun Sutinah tetap pada pendirian kebijakan tersebut harus tetap dilakukan demi kepentingan masyarakat yang memang saat ini membutuhkan keseimbangan jumlah aparatur terhadap pelayanan publik.

“Kita masih sangat kekurangan pegawai, seperti dokter atau tenaga kesehatan, jadi kalau mereka setelah jadi ASN langsung minta pindah maka yang dirugikan adalah masyarakat, sebab itu saya meminta kepada semua CPNS yang mengikuti Latsar hari ini harus lebih bijak dan konsisten terhadap pilihannya waktu mendaftar pegawai, kalau memang melamar di kabupaten Mamuju ya harus siap mengabdi sesuai jurusan yang Anda lamar, Kata bupati yang memang berlatarbelakang ASN ini.

Mendengar ketegasan bupati, salah seorang CPNS dengan jabatan Dokter umum di Puskesmas satelit Tapalang Barat, dr. Nutrisi Rahma Nasir, mengaku telah sejak awal dirinya memang berniat mengabdi di daerah yang dilamarnya, ia juga mengapresiasi ketegasan bupati tentang larangan berpindah tugas bagi yang belum genap masa pengabdiannya, sebab kata dokter kelahiran Pangkep Sulsel ini, kondisi tempat layanan kesehatan memang harus diakui masih sangat kekurangan tenaga, terutama dokter yang masih sedikit mengabdi di daerah terpencil, oleh karenanya ia berjanji akan melaksanakan tugas dengan sepenuh hati demi menjawab amanah sebagai seorang ASN

” Ya dinikmati saja, karena ini sudah kewajiban kita” Kata dokter yang mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki ke Mamuju saat dirinya dinyatakan lulus CPNS.

Untuk diketahui, Latsar CPNS yang digelar oleh BPSDM Sulbar bekerjasama dengan BKPP kabupaten Mamuju akan dilaksanakan selama tujuh hari mulai dari tanggal 1 s/d 7 November 2022 di Hotel Lestari jl. Musa Karim Mamuju.

 

Berita Terkait

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi
Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Membangun Generasi Hebat Dimulai dari Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kasih Sayang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Senin, 20 Juli 2026 - 05:59 WIB

Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan

Berita Terbaru