Delapan Santri Ponpes Al Wasilah Korban Luka Bakar Dapat Empati Dari Berbagai Kalangan

- Jurnalis

Minggu, 13 Agustus 2023 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polman – Setidaknya terdapat delapan Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Wasilah Lemo, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman),  Sulawesi Barat, yang menjadi korban luka bakar kini mendapatkan empati dari berbagai kalangan.

Delapan santri yang mengalami luka bakar disekujur tubuh diduga akibat terbakarnya Thinner Cat di Balai Latihan Kerja (BLK) Pelatihan Pertukangan yang menjadi salah satu kegiatan di Ponpes pada hari Sabtu, 12 Agustus 2023.

Pascakejadian ini, delapan Santri Ponpes kini masih mendapatkan perawatan medis di RS Polewali Mandar. Kabar ini pun sontak menjadi viral diberbagai media sosial. Dari peristiwa ini ternyata ikut mengundang sikap empati dari berbagai kalangan baik politisi, birokrasi, tokoh pemuda, tokoh masyarakat hingga tokoh agama.

Penanggungjawab BLK Ponpes Al Wasilah, Muddin, menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa terhadap delapan santrinya.

“Saya mengajak kepada semua pihak untuk ikut mendoakan agar mereka yang tertimpah musibah mendapatkan pertolongan Allah SWT. Kepada keluarga santri yang mengalami musibah ini agar tetap bersabar karena kejadian ini sudah merupakan ketetapan dari Allah SWT,” kata Muddin dengan raut wajah yang sedih.

Muddin menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pihak yang memberikan empati atas musibah yang menimpa warga Ponpes Al Wasilah.

“Bagi saudaraku yang memberikan empati baik secara langsung atau tidak langsung, kami sampaikan penghargaan dan terima kasih. Melalui kesempatan ini, ijinkan kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas peristiwa ini. Kejadian ini murni musibah yang datangnya dari Allah SWT,” kunci Muddin.

Untuk saat ini kata Muddin, segala aktifitas proses belajar mengajar untuk sementara waktu diliburkan selama tiga hari. Hal ini dilakukan karena pihak Ponpes dalam suasana duka sehingga lebih fokus mengurus korban yang sedang menjalani perawatan medis di RS Polewali.

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Tebar Kepedulian Melalui Daging Kurban Idul Adha 1447 H
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB