MAMASA – Kepolisian Sektor (Polsek) Mamasa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut dilakukan dengan mengawal pengiriman ribuan kilogram jagung hasil panen petani menuju gudang Bulog Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan pendampingan dimulai sekitar pukul 11.00 WITA dari Mako Polsek Mamasa. Tiga personel Bhabinkamtibmas turut terlibat untuk memastikan proses pengangkutan dan distribusi hasil pertanian dari kelompok tani binaan berjalan aman, tertib, serta tepat sasaran.
Aipda Eliasar P mendampingi Kelompok Tani (Poktan) Sindaga Manik dengan muatan jagung sebanyak 5.000 kilogram. Sementara itu, Brigpol Marwan T mengawal pengiriman hasil panen Poktan Kemilau sebanyak 900 kilogram. Adapun Briptu Wahyu Kadir kembali mendampingi Poktan Sindaga Manik dengan tambahan muatan sebanyak 1.000 kilogram.
Dengan demikian, total hasil panen jagung yang dikirim mencapai 6.900 kilogram atau 6,9 ton, dengan kadar air 11,9 persen. Kualitas tersebut memenuhi standar yang dipersyaratkan dalam proses penyerapan jagung oleh Bulog.
Pengiriman menggunakan armada Truck Box Polres Mamasa serta kendaraan milik masyarakat. Kehadiran personel kepolisian dalam proses tersebut bertujuan memastikan distribusi hasil pertanian berlangsung lancar sekaligus memberikan rasa aman kepada para petani.
Rombongan kemudian tiba di gudang Bulog yang berada di Jalan Muhammadiyah, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, sekitar pukul 15.00 WITA. Seluruh proses pengiriman berlangsung aman dan lancar tanpa hambatan berarti.
Kapolsek Mamasa IPTU Bongalangi’ mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam proses distribusi hasil pertanian merupakan bagian dari upaya memberikan pengayoman sekaligus memastikan proses penyaluran berjalan secara transparan.
“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan petani mendapatkan haknya secara adil dan transparan. Pendampingan ini mencegah potensi pungli atau penyimpangan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, kelompok tani, masyarakat, dan Bulog menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ketahanan pangan di daerah. Pendampingan juga diharapkan dapat memberikan kepastian kepada petani bahwa hasil panen mereka dapat tersalurkan melalui jalur yang aman dan sesuai ketentuan.
Polsek Mamasa berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pengawalan pengiriman 6,9 ton jagung petani Mamasa ke Bulog menjadi salah satu bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir secara langsung dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan daerah, terlebih menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.










