MAMASA – Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Lingkungan Hidup memperkuat tata kelola lingkungan hidup sekaligus mempersiapkan diri menghadapi penilaian lanjutan Adipura melalui kegiatan Pembinaan Ketaatan Lingkungan Hidup, Rabu sore (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kana Cottage, Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa, tersebut dibuka langsung oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi, S.E., M.M. dan dihadiri jajaran Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat, lurah, kepala desa, serta perwakilan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Welem menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan hidup tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pembinaan tersebut diarahkan pada tiga agenda strategis, yakni tindak lanjut penyelesaian sanksi administratif terkait praktik open dumping di TPA Salubue, pembinaan sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten, serta optimalisasi program Adipura sebagai indikator keberhasilan daerah dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan itu juga menjadi ruang memperkuat sinergi lintas sektor. Hadirnya Sekda Mamasa Muh Syukur, S.Pd.I., M.Pd., para camat, lurah, kepala desa, hingga perwakilan Aliansi Masyarakat Salurano dan Mala’bo menunjukkan keterlibatan berbagai elemen dalam upaya pembenahan lingkungan di Kabupaten Mamasa.
Dukungan terhadap agenda tersebut juga disampaikan Polres Mamasa yang diwakili Kapolsek Mamasa IPTU Bongalangi. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan kelestarian lingkungan.
“Keamanan dan ketertiban tidak bisa dipisahkan dari kelestarian alam. Kami siap mengawal setiap kebijakan pemerintah daerah, termasuk penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan seperti open dumping. Sinergi antara Pemkab, TNI-Polri, sekolah, dan masyarakat adalah kunci sukses Adipura,” ujarnya.
Diskusi yang melibatkan dinas teknis, pihak sekolah, termasuk SMP St. Frater dan SMPN 1 Mamasa, serta tokoh masyarakat menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk mempercepat pembenahan TPA Salubue dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program Adiwiyata.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 17.30 WITA.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Mamasa untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Selain mendukung target Adipura, pembenahan tata kelola lingkungan diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang.










