MAMUJU – Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta meninjau langsung progres pembangunan Kantor Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Sulbar di kawasan Lengke, Mamuju, Sabtu (29/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas kepolisian itu berjalan sesuai rencana, tepat waktu, sekaligus memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Sulbar didampingi Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Hari Santoso bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulbar. Rombongan melihat langsung perkembangan fisik bangunan serta mengecek kesesuaian pelaksanaan pembangunan dengan spesifikasi teknis.
Kapolda menegaskan, percepatan pembangunan harus tetap dibarengi dengan ketelitian dan kualitas pekerjaan. Menurutnya, bangunan yang nantinya menjadi pusat operasional Sat PJR harus memiliki standar yang memadai agar dapat menunjang pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.
“Kecepatan pembangunan harus sejalan dengan kualitas. Pastikan setiap tahapan sesuai spesifikasi teknis,” tegas Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.
Selain kualitas konstruksi, Kapolda juga memberikan perhatian terhadap sejumlah fasilitas penunjang yang harus dipersiapkan sejak awal. Fasilitas tersebut antara lain ruang patroli yang layak, mess personel, bengkel untuk perawatan kendaraan, hingga sarana komunikasi yang memadai.
“Fasilitas penunjang pun harus dipikirkan sejak awal seperti ruang patroli yang layak, mess personel, bengkel perawatan kendaraan, hingga sarana komunikasi yang memadai. Semua ini agar personel bekerja dengan nyaman, aman dan siap bergerak cepat saat dibutuhkan,” lanjutnya.
Menurut Kapolda, keberadaan Kantor Sat PJR Lengke nantinya diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sulawesi Barat.
Sat PJR memiliki peran penting dalam pelaksanaan patroli dan pengamanan jalur lalu lintas, termasuk merespons dengan cepat berbagai situasi yang membutuhkan kehadiran personel kepolisian di jalan raya.
Karena itu, pembangunan kantor tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada tersedianya gedung operasional, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang mampu mendukung kesiapsiagaan personel secara maksimal.
Kapolda Sulbar juga berharap Kantor Sat PJR Lengke ke depan tidak sekadar menjadi markas operasional, namun dapat menjadi salah satu contoh fasilitas pelayanan kepolisian yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, sinergi antara Polda Sulbar, pemerintah daerah dan instansi terkait dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembangunan hingga tahap pemanfaatan berjalan dengan baik.
Dengan dukungan fasilitas yang representatif serta kesiapan personel, keberadaan Kantor Sat PJR Lengke diharapkan semakin memperkuat kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat di sepanjang jalur lalu lintas Sulawesi Barat.










