MAMUJU – Kapolda Sulawesi Barat menegaskan bahwa tugas personel lalu lintas bukan sekadar mengatur kendaraan di jalan raya. Lebih dari itu, setiap anggota Polantas memiliki peran penting sebagai penjaga harapan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda Sulbar saat memimpin apel bersama Sabuk Kamtibmas Lalu Lintas Polda Sulbar, Sabtu (29/8/2026). Dalam arahannya, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar memandang tugas di jalan raya sebagai bentuk pengabdian untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, tertib dan lancar.
Menurut Kapolda, di balik setiap perjalanan masyarakat terdapat tujuan dan harapan yang harus dijaga oleh seluruh personel lalu lintas. Anak-anak yang melintas di jalan sedang menuju sekolah untuk menuntut ilmu, para pekerja berangkat mencari rezeki untuk keluarganya, sementara sebagian masyarakat lainnya melakukan perjalanan untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan orang-orang yang mereka cintai.
“Anak-anak berangkat sekolah untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Ada masyarakat yang bekerja untuk mencari rezeki dan pulang kepada keluarganya. Ada pula yang melakukan perjalanan untuk menjalin silaturahmi dengan orang-orang yang dicintai. Lalu lintas itu adalah harapan,” ujar Kapolda Sulbar.
Karena itu, Kapolda meminta personel lalu lintas tidak hanya mengedepankan kemampuan teknis dalam mengatur arus kendaraan, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional dan penuh kepedulian.
Kehadiran polisi di jalan, lanjutnya, harus mampu memberikan rasa aman kepada pengguna jalan. Setiap pengaturan lalu lintas, penjagaan, patroli hingga penanganan kecelakaan harus dilakukan dengan orientasi utama pada keselamatan masyarakat.
“Jagalah harapan mereka. Ketika terjadi kecelakaan lalu lintas, satu harapan bisa pupus, satu harapan hilang, dan satu senyuman dapat berubah menjadi tangisan,” tegasnya.
Kapolda juga mengajak seluruh jajaran lalu lintas untuk terus meningkatkan kepedulian dan menjadi teladan bagi masyarakat dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas. Menurutnya, keselamatan di jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab pengguna jalan, tetapi juga membutuhkan kehadiran dan keteladanan aparat kepolisian.
Ia menekankan bahwa setiap tindakan personel lalu lintas yang mampu mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang memiliki nilai kemanusiaan sekaligus ibadah.
“Setiap kali kita menjaga harapan masyarakat di jalan raya, insyaallah Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan pahala yang besar dan mulia,” tutup Kapolda.
Kegiatan Sabuk Kamtibmas Lalu Lintas tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan soliditas personel Polda Sulbar. Melalui kegiatan itu, komitmen kepolisian untuk menghadirkan lalu lintas yang aman, tertib, lancar dan berorientasi pada keselamatan masyarakat kembali ditegaskan.
Bagi Polda Sulbar, tugas lalu lintas bukan hanya tentang kendaraan dan aturan di jalan raya, tetapi tentang memastikan setiap orang dapat sampai ke tempat tujuan dan kembali kepada keluarga dengan selamat. Menjaga lalu lintas berarti menjaga keselamatan, dan menjaga keselamatan berarti menjaga harapan masyarakat.










