MAMUJU TENGAH — Kecelakaan tunggal bus penumpang di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Muhajir, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, menyita perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas, Minggu (6/9/2026).
Bus yang mengalami kecelakaan hingga mengalami kerusakan cukup parah tersebut menjadi perhatian pengendara. Sejumlah warga bahkan terlihat turun dari kendaraan untuk menyaksikan kondisi bus di lokasi kejadian.
Situasi tersebut sempat menyebabkan arus kendaraan di sekitar lokasi tersendat. Pengendara yang melintas memperlambat laju kendaraannya, sementara sebagian lainnya berhenti untuk melihat kondisi kecelakaan.
Menyikapi kondisi itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mamuju Tengah mengerahkan 14 personel ke lokasi kejadian. Personel tersebut menjalankan sejumlah tugas, mulai dari pengaturan arus lalu lintas hingga pelaksanaan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Mamuju Tengah, Ipda Azwar, mengatakan personel dikerahkan untuk memastikan proses penanganan kecelakaan berjalan aman sekaligus mencegah terjadinya kemacetan parah di jalur Trans Sulawesi.
“Personel kami melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas serta membantu proses olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” ujar Ipda Azwar.
Menurutnya, pengamanan di lokasi tidak hanya melibatkan personel Satlantas. Kepolisian mendapat dukungan dari personel Polsek Karossa, Brimob, serta TNI untuk mengamankan lokasi kejadian.
Selain itu, personel dari Polda Sulawesi Barat turut diterjunkan untuk membantu proses pendalaman dan penanganan insiden tersebut.
Sebelumnya, bus tersebut diketahui mengangkut 12 penumpang saat mengalami kecelakaan tunggal. Insiden itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Satu korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat.
Adapun 10 penumpang lainnya masih menjalani perawatan. Sebagian korban dirawat di Puskesmas Lara, sedangkan sebagian lainnya telah dirujuk ke fasilitas kesehatan yang memiliki sarana penanganan lebih memadai.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan, olah TKP, serta pengaturan arus lalu lintas di ruas Jalan Trans Sulawesi masih berlangsung.
Kepolisian mengimbau pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut agar meningkatkan kewaspadaan, mematuhi arahan petugas, serta tidak berhenti atau berkerumun di sekitar lokasi kecelakaan.
Langkah tersebut diperlukan agar proses evakuasi dan penanganan kecelakaan dapat berjalan lancar, sekaligus memastikan arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi tetap terkendali.








