BPBD Sulbar Gaungkan Sinergi Nasional, Yasir Fattah Tegaskan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi penanggulangan bencana lintas wilayah. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Penanggulangan Bencana Wilayah Tengah dan Timur Tahun 2025 yang digelar di HARRIS Hotel and Residences, Denpasar, Bali, 26–29 Agustus 2025.

Mengusung tema “Sinkronisasi Program Penanggulangan Bencana yang Lebih Terpadu, Terarah dan Berkesinambungan”, Rakortek ini menghadirkan perwakilan BPBD dari berbagai provinsi di kawasan tengah dan timur Indonesia, serta sejumlah stakeholder terkait.

Yasir Fattah menegaskan, Sulbar sebagai daerah rawan bencana membutuhkan koordinasi lintas sektor yang lebih kuat untuk menghadapi ancaman banjir, longsor, dan gempa bumi.

“Kegiatan ini sangat penting bagi kami untuk mempelajari best practice dari daerah lain dan membangun jejaring koordinasi yang solid. Sulbar memiliki karakter geografis yang rawan bencana, sehingga kesiapan bersama dan mitigasi harus menjadi prioritas utama,” ujar Yasir.

Ia juga menambahkan, komitmen BPBD Sulbar sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), yang menekankan pentingnya kesadaran mitigasi bencana sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Dari forum ini, BPBD Sulbar memperoleh sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya:

Penyusunan rencana aksi penanggulangan bencana yang lebih komprehensif.

Penguatan sistem early warning di tingkat desa dan kecamatan.

Peningkatan koordinasi lintas instansi di provinsi hingga kabupaten/kota.

Pengembangan kapasitas SDM di bidang penanggulangan bencana.

Rakortek ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah bersama antar daerah, sekaligus meningkatkan kualitas penanggulangan bencana di Sulbar maupun wilayah tengah dan timur Indonesia secara keseluruhan.

Berita Terkait

Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima
2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah
Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Selasa, 8 September 2026 - 22:28 WIB

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

Berita Terbaru