Ditangkap Warga, Ini Kronologis Teror Parang di Pasar Wonomulyo: 2 Korban Luka, 1 Tewas, Pelaku Gangguan Jiwa

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Kejadian mengerikan terjadi sekitar pukul 12.30 WITA di sebuah warung milik H. Zainuddin, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar. Seorang wanita bernama Pr. Sisilia menjadi korban pembacokan brutal oleh seorang pria bernama Andi Heru, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Korban dibacok dengan senjata tajam jenis parang sebanyak dua kali dari arah belakang hingga tewas di tempat.

Menurut saksi, pelaku yang tiba-tiba menyerang korban langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju Desa Tumpiling. Namun, aksi pelaku belum berhenti. Sekitar pukul 13.00 WITA, pelaku kembali melakukan pembacokan terhadap seorang pria bernama Ahmad Yani, yang sedang beristirahat usai salat Duhur di depan Masjid Raudatut Taqwa, Desa Tumpiling.

Serangan parang tersebut mengenai kepala bagian belakang dan pipi korban, menyebabkan luka serius. Ahmad Yani berhasil melarikan diri ke rumah warga sambil dikejar pelaku. Beruntung, warga sekitar segera berkumpul dan berhasil mengamankan pelaku sebelum membawanya ke Mako Polsek Wonomulyo untuk proses lebih lanjut.

Pihak kepolisian segera merespon kejadian ini dengan mendatangi lokasi, melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), serta mengamankan pelaku dan barang bukti. Selanjutnya, pelaku diserahkan kepada Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Polman dan dibawa ke Mapolres Polman untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Korban Pr. Sisilia dibawa ke RS Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan perawatan dan dilakukan pemeriksaan oleh dokter Ramadani. Hasil pemeriksaan mengungkap luka serius pada kepala belakang korban, dengan panjang luka mencapai 16 cm dan kedalaman hingga 4 cm serta luka tambahan sepanjang 7 cm yang menyebabkan kematian korban di tempat.

Sementara itu, Ahmad Yani mengalami luka robek di kepala bagian belakang, pipi kanan, dan ibu jari kanan, namun kondisinya telah mulai stabil setelah mendapat perawatan medis.

Diketahui, pelaku Andi Heru sebelumnya pernah menjalani perawatan di RSUD Polewali karena gangguan kejiwaan. Polisi saat ini tengah mendalami motif dan kondisi psikologis pelaku dalam rangka proses hukum yang akan dijalankan.

Kejadian ini mengegerkan masyarakat setempat dan mengingatkan pentingnya kewaspadaan serta penanganan serius terhadap pelaku dengan gangguan mental yang berpotensi membahayakan orang lain.

Penulis : Aco Mappinawang

Berita Terkait

Operasi Antik Marano 2026, Polresta Mamuju Bongkar Dua Kasus Sabu, Tiga Tersangka Diamankan
Gerak cepat, Tim URC Sat Reskrim Polres Mamuju Amankan Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak
URC Polres Mamuju Tengah Bekuk Terduga Pencuri Mesin Diesel
URC Polres Majene Tangkap Terduga Pelaku Pencurian, Sejumlah Uang dan HP Diamankan
Empat Bulan Jadi Buronan, DPO Pengeroyokan Berakhir di Tangan Tim Resmob Polresta Mamuju
Resmob Polresta Mamuju dan URC Bekuk Terduga Curanmor, Motor hingga Laptop Korban Berhasil Diamankan
Polsek Tapalang Sita Motor CRF Diduga Hasil Curian, Pelaku Melarikan Diri ke Hutan
Uang Rp100 Juta Hilang Digasak Maling Pecah Kaca di Wonomulyo, Polisi Buru Pelaku
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Operasi Antik Marano 2026, Polresta Mamuju Bongkar Dua Kasus Sabu, Tiga Tersangka Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Gerak cepat, Tim URC Sat Reskrim Polres Mamuju Amankan Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:08 WIB

URC Polres Mamuju Tengah Bekuk Terduga Pencuri Mesin Diesel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:58 WIB

URC Polres Majene Tangkap Terduga Pelaku Pencurian, Sejumlah Uang dan HP Diamankan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Empat Bulan Jadi Buronan, DPO Pengeroyokan Berakhir di Tangan Tim Resmob Polresta Mamuju

Berita Terbaru

Advertorial

Kado HUT ke-22 Sulbar, Penerima Beasiswa Bertambah Jadi 1.040 Orang

Selasa, 22 Sep 2026 - 23:10 WIB