DPRD Mamuju Gelar RDP dengan GMNI

- Jurnalis

Selasa, 31 Januari 2023 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Gabungan Komisi DPRD Mamuju menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Aspirasi Gedung DPRD Mamuju, Selasa (31/1/23).

Ketua GMNI Cabang Mamuju, Darson mengatakan, selain infrastruktur, persoalan Sarana dan Prasarana (Sarpras) pendidikan serta pemerataan guru perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, masih banyak pelajar yang harus mengikuti proses belajar ditengah keterbatasan fasilitas.

“Begitu pula dengan pemerataan guru, ada beberapa daerah yang gurunya harus mengajar beberapa kelas, sehingga proses belajar mengajar menjadi tidak maksimal,” kata Darson.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju, Djalaluddin Duka tidak menampik hal tersebut, menurutnya masih ada beberapa sekolah yang belum mendapatkan bantuan rehabilitasi, lantaran anggaran pemerintah daerah yang sangat terbatas.

“Persoalan ini memang perlu menjadi perhatian, saya juga sudah melakukan peninjauan ke sekolah-sekolah, proses perbaikan tidak semudah membalikkan telapak tangan, ya kami berproses perlahan, dan ini juga perlu mendapatkan intervensi khusus dari anggota dewan,” ujar Djalaluddin.

Terkait pemerataan guru, Djalaluddin mengungkapkan, pemerintah telah mengupayakan pemenuhan kebutuhan guru di Mamuju, melalui pengangkatan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia berharap, pengangkatan PPPK dapat berpengaruh terhadap pemerataan guru di Mamuju.

“Di 2022 pemerintah daerah mengangkat 600 tenaga PPPK guru, tahun ini juga rencana akan diangkat 600 tenaga guru PPPK, ini upaya kami untuk memenuhi kebutuhan guru di Mamuju, sehingga bisa melakukan pemerataan,” ujar Djalaluddin.

Wakil Ketua I DPRD Mamuju, Syamsuddin Hatta mengungkapkan, persoalan kondisi bangunan beberapa sekolah yang membutuhkan rehabilitasi perlu menjadi perhatian khusus. Menurutnya, penganggaran rehab bangunan sekolah sebelumnya tidak bisa dilakukan dengan maksimal, karena adanya bencana covid-19 serta refokusing anggaran.

“Refokusing anggaran juga ikut memberikan dampak pada penganggaran pendidikan, sehingga kami berharap tahun ini dan selanjutnya tidak ada lagi bencana, sehingga persoalan pemerataan fasilitas sekolah bisa dilakukan secara bertahap,” tandas Syamsuddin. (adv)

Berita Terkait

BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Bupati Sutinah Dorong Data Akurat untuk Kemajuan Mamuju
Mamuju Jadi Pelopor, Bupati Sutinah Dorong Sistem Keuangan Daerah Berbasis Data Real Time
Badan Penghubung Sulbar Perkuat Kolaborasi Daerah di Rakornas FORKAPPSI 2026
Terima Info Melalui Call 110, Polresta Mamuju Respon Cepat Datangi TKP Tentang Keributan Rumah Tangga Berujung Minum Racun
Capaian TBC Sulbar Tertinggi Nasional, DKPPKB Perkuat GARATTA Menuju Eliminasi 2030
Dispoparekraf Sulbar Perkuat Data Ekraf Mamuju
RSUD Sulbar Raih Nilai Inovasi 97, MALABBI Jadi Unggulan Layanan Kesehatan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:02 WIB

BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu

Senin, 15 Juni 2026 - 18:24 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Bupati Sutinah Dorong Data Akurat untuk Kemajuan Mamuju

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Mamuju Jadi Pelopor, Bupati Sutinah Dorong Sistem Keuangan Daerah Berbasis Data Real Time

Senin, 15 Juni 2026 - 13:07 WIB

Badan Penghubung Sulbar Perkuat Kolaborasi Daerah di Rakornas FORKAPPSI 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:34 WIB

Terima Info Melalui Call 110, Polresta Mamuju Respon Cepat Datangi TKP Tentang Keributan Rumah Tangga Berujung Minum Racun

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Polresta Mamuju Kawal 526 Jemaah Haji, Keselamatan Jadi Prioritas

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:52 WIB

Advertorial

BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:02 WIB