Hendak Bersihkan Galian Pengecoran Tiang Cakar Ayam, Sugianto Tewas Tertimbun Longsoran

- Jurnalis

Selasa, 27 Agustus 2019 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Nasib naas meninpa Sugianto (27) warga Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, Sulbar meninggal seketika tertimbun galian tanah saat membersihkan pengecoran tiang cakar ayam pembangunan gor tipe B milik Pemkab Mamuju, Selasa (27/8/2019).

Sugianto meninggal sekitar pukul 09.00 pagi saat hendak membersihkan galian pengecoran tiang cakar ayam dengan kedalaman kurang lebih 5 meter pembangunan gor tipe B yang terletak di Jalan Baharuddin Lopa Kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju.

Dari keterangan rekan korban, Radinal (28) warga Kelurahan Karema Kecamatan Mamuju, sekitar jam 9 pagi dirinya bersama Sugianto turun membersihkan galian tempat tiang cakar ayam, sekitar 20 menit dia mengaku melihat tanah bergerak, sehingga dia langsung menyelamatkan diri dan Sugianto berusaha naik tangga tapi tertimbun turun.

“Saya liat tanah turun, menghindarka, sementara Sugianto dia kan naik tangga longsor itu tanah turun jadi dia tertimbun.

“Galian itu untuk pengecoran tiang cakar ayam bangunan dengan kedalaman kurang lebih 5 meter,” tambahnya.

Mendapat informasi itu, Kapolsek Urban Mamuju AKP Agus Salim Arsyad langsung menuju TKP bersama personilnya untuk mengevakuasi korban.

Pada kesempatan itu Kapolsek Urban Kota mamuju AKP Agus Salim Arsyad menghimbau kepada semua buruh pekerja bangunan untuk mengutamakan keselamatannya.

“Untuk semua buruh bangunan lebih penting memikirkan keselamatannya dulu sebelum memulai suatu pekerjaan dan jangan lupa Berdo’a dulu mendekatkan diri kepada Allah SWT meminta perlindungan, keselamatan sebelum memulai suatu pekerjaan apapun, itu yang penting,” ujarnya.

Selain itu Kapolsek juga mengharapkan kepada pihak pemerintah untuk turut serta didalamnya, menjaga ,membantu, melihat tenaga kerja itu, kira-kira apakah ini berbahaya bagi keselamatan tenaga kerja.

Diketahui, pembangunan gedung olahraga tipe B ini adalah proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Mamuju tahun 2019, dikerjakan oleh PT. Passokorang Dalam Pendampingan TP4D Kejaksaan Negeri Mamuju dengan anggaran Rp 10.175.000,000.00 milyar.

Sumber: Edo

Berita Terkait

Mangkir, Ditreskrimsus Polda Sulbar Tahan Mantan Ketua DPRD Mamuju Kasus Korupsi Fiktif Rp795 Juta Terbongkar
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasus Eksploitasi Anak di Polman Terbongkar, Tiga Terduga Pelaku Ditangkap
Tiga Pelajar Pembusur Warga di Polman Ditangkap Polisi
Gerebek Tambang Emas Ilegal Bonehau, Polresta Mamuju Amankan 8 Pelaku dan Ekskavator
Beroperasi Tengah Malam, Polresta Mamuju Gerebek Tambang Emas Ilegal di Bonehau
Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Dapurang Pasangkayu, 12 Sachet Diamankan
Pencuri Biji Kakao di Wonomulyo Menyerahkan Diri, Satreskrim Polres Polman Langsung Amankan Pelaku
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:23 WIB

Mangkir, Ditreskrimsus Polda Sulbar Tahan Mantan Ketua DPRD Mamuju Kasus Korupsi Fiktif Rp795 Juta Terbongkar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:28 WIB

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:39 WIB

Kasus Eksploitasi Anak di Polman Terbongkar, Tiga Terduga Pelaku Ditangkap

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:23 WIB

Tiga Pelajar Pembusur Warga di Polman Ditangkap Polisi

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:06 WIB

Gerebek Tambang Emas Ilegal Bonehau, Polresta Mamuju Amankan 8 Pelaku dan Ekskavator

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB