Komisi lll DPRD Wajo Minta Rekanan PU Perbaiki Kwalitas Proyek

- Jurnalis

Rabu, 3 Maret 2021 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengkang – Komisi lll DPRD Kabupaten Wajo berharap agar pihak dinas PU Pemkab Wajo dalam hal ini pihak rekanan kontraktor pelaksana kegiatan proyek infrastruktur yang telah terlaksana dan terealisasi pada tahun anggaran 2020 lalu agar sekiranya bisa memperhatikan kwalitas dan mutu pekerjaan dan melakukan perbaikan atau pembenahan pekerjaan sebelum masa waktu pemeliharaan suatu pekerjaan berakhir.

Ketua Komisi lll DPRD Wajo Taqwa Gaffar yang ditemui diruang kerjanya oleh awak media ini mengatakan kalau dalam waktu dekat ini pihaknya dalam hal ini komisi lll bersama anggota akan turun melakukan pemantauan atau pengawasan ke lapangan terkait beberapa titik pekerjaan proyek infrastruktur pada tahun anggaran 2020 lalu melalui instansi PU Pemkab Wajo.

“Kami seluruh anggota komisi lll DPRD Wajo akan turun memantau ke bawah untuk mengecek dan melihat kondisi pekerjaan proyek sebelum masa waktu pemeliharaan berakhir”.Ucapnya

Apabila nantinya ada yang ditemukan sesuatu pekerjaan yang tidak sesuai dengan mutu atau kwalitas pekerjaan, seperti yang muncul dimedia salah satu pekerjaan di Tingaraposi Kecamatan Maniangpajo yang menuai sorotan tentu ini akan menjadi perhatian dan meminta agar hal tersebut untuk segera dibenahi dalam masa waktu pemeliharaan.”Kami minta mitra kerja dalam hal ini instansi dinas PU Wajo untuk mengintruksikan kepada pihak rekanan agar segera melakukan perbaikan dan pembenahan sebelum masa pemeliharaan berakhir dengan anggaran masing masing dana pemeliharaan setiap proyek”.Harapnya

Secara terpisah Kepala Dinas PUPR Wajo, Andi Pameneri membenarkan rencana itu. “Sebelum turun saya rencana akan rapat dulu dengan semua PPK, dan bersama-sama turun melihat langsung kondisi pekerjaan sebelum masa waktu pemeliharaannya selesai,” ungkap Pameneri.

Pameneri mengaku, akan langsung menginstruksikan perbaikan pekerjaan kepada rekanan jika ditemukan proyek yang masih butuh perbaikan sebelum batas waktu masa pemeliharaan berakhir.

Disinggung soal jangka waktu masa pemeliharaan dan total anggaran untuk pemeliharaanya, mantan kepala Katahanan Pangan Wajo ini belum memberikan tanggapan atau komentarnya terlalu jauh dan mengaku kalau mau dirapatkan dulu dekat ini.Samhungnya

Dari pantauan media ini, ada beberapa titik yang retak pada pekerjaan jalan poros Tingaraposi Kecamatan Maniangpajo tahun lalu, yang anggarannya mencapai miliaran rupiah. Padahal jalan ini merupakan akses utama masyarakat sekitar khususnya Minangatellue dan Abbanuangnge yang sudah lama menantikan jalan mulus.

Seperti diketahui kalau sejumlah paket yang berjalan tahun lalu anggaran tahun 2020 antaranya, peningkatan jalan beton ruas canru liu kecamatan sabbangparu senilai rp 11 milliar lebih oleh pt hastem perkasa,  lanjutan pembangunan jalan beton ruas lawasewanua kecamatan majauleng senilai rp 8 m lebih oleh pt intan indah pelangi,  lanjutan peningkatan jalan beton ruas kaluku simpellu kecamatan pitumpanua senilai rp 4 m lebih oleh pt putra delapan delapan,  lanjutan peningkatan jalan beton ruas jalan rusa kecamatan tempe senilai rp 5 m oleh pt olga anugrah perdana,  rekontruksi jalan beton palliamae ujungpero kecamatan sabbangparu senilai rp 6 m oleh pt tene jaya,  peningkatan jalan hotmix ruas callaccu tingaraposi kecamatan maniangpajo senilai rp 7 m lebih oleh pt bina konstruksi utama,  peningkatan jalan ruas dahlia teratai kecamatan tempe senilai rp 900 juta oleh cv sampuraja putra,  peningkatan jalan beton ruas macero ujungkessi kecamatan belawa senilai rp 6 m lebih oleh pt adi cipta utama karya, peningkatan ruas jalan beton lalliseng pattirolokka kecamatan keera senilai rp 6,5 m lebih oleh pt bumi ambalat,  peningkatan ruas jalan beton kading watanglempong kecamatan bola senilai rp 6,5 m oleh pt mega bintang utama,  peningkatan jalan beton ruas sompe tadangpalie kecamatan sabbangparu senilai rp 1,6 m lebih oleh cv hastem,proyek bangunan gedung baru rsud senilai 1,4 m dan rehab bangunan senilai 700 juta. 

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB