Longsor Terjang Rumah Warga di Mamasa, Kerugian Capai Rp20 Juta

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Dusun Rea, Desa Tabang Barat, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, pada Sabtu malam, 9 Mei 2026, memicu terjadinya tanah longsor yang menimpa salah satu rumah warga.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WITA setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari. Rumah milik Lewianus (38) menjadi korban dalam kejadian tersebut. Saat longsor terjadi, korban tengah berada di dalam rumah bersama istri dan dua anaknya.

Sebelum material longsor menerjang, Lewianus sempat mendengar suara gemuruh seperti runtuhan air dari arah depan rumahnya. Tak lama kemudian, material tanah dan bebatuan meluncur deras hingga menutupi akses jalan dan memasuki bagian depan rumah korban.

Beruntung, longsoran tidak sampai menghancurkan seluruh bangunan rumah. Material tanah hanya menimbun bagian depan rumah sehingga korban bersama keluarganya masih sempat menyelamatkan diri serta mengamankan barang-barang berharga untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Pada Minggu siang, 10 Mei 2026 sekitar pukul 14.20 WITA, personel Polsek Pana Polres Mamasa turun langsung melakukan monitoring di lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Penanganan longsor juga segera dilakukan dengan mengerahkan alat berat dari pihak balai setempat. Material tanah yang menutupi badan jalan berhasil dibersihkan sehingga akses transportasi warga kembali normal.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan mengingat curah hujan di wilayah Mamasa masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Kegiatan monitoring yang dilakukan aparat kepolisian berakhir sekitar pukul 14.56 WITA dalam keadaan aman dan terkendali.

Berita Terkait

Karhutla Tawalian Mamasa Bakar 2 Hektare Lahan, TNI-Polri dan Damkar Turun Tangan Api Dicegah Mendekati Permukiman
Pemkab Mamasa Perkuat Ketaatan Lingkungan, Fokus Benahi TPA Salubue dan Kejar Adipura
Mamasa Pecahkan Rekor MURI, Minum Kopi Pakai Suke Jadi Ikon Budaya
Polres Mamasa Gerebek Arena Sabung Ayam di Desa Lambanan, Aktivitas Judi Dibubarkan
Himpunan Aktivis Mamasa Dukung Penuh Pembangunan RSUD Kondosapata, Minta Semua Pihak Kawal Proyek Secara Objektif
HAM Soroti Absennya Ketua DPRD Mamasa Saat Pelantikan Sekwan, Laporan ke PAN Disiapkan
Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah di Mamasa, Jalur Poros Sempat Lumpuh
Kades Masoso Buka Suara, Bantah Ancam Wartawan Begini Klarifikasinya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:56 WIB

Karhutla Tawalian Mamasa Bakar 2 Hektare Lahan, TNI-Polri dan Damkar Turun Tangan Api Dicegah Mendekati Permukiman

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Pemkab Mamasa Perkuat Ketaatan Lingkungan, Fokus Benahi TPA Salubue dan Kejar Adipura

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:38 WIB

Mamasa Pecahkan Rekor MURI, Minum Kopi Pakai Suke Jadi Ikon Budaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:10 WIB

Polres Mamasa Gerebek Arena Sabung Ayam di Desa Lambanan, Aktivitas Judi Dibubarkan

Senin, 6 Juli 2026 - 19:33 WIB

Himpunan Aktivis Mamasa Dukung Penuh Pembangunan RSUD Kondosapata, Minta Semua Pihak Kawal Proyek Secara Objektif

Berita Terbaru

Advertorial

Kado HUT ke-22 Sulbar, Penerima Beasiswa Bertambah Jadi 1.040 Orang

Selasa, 22 Sep 2026 - 23:10 WIB