Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Demam Piala Dunia FIFA 2026 mulai menjalar ke Sulawesi Barat. Pemerintah Provinsi Sulbar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) menyatakan kesiapannya mengawal euforia turnamen sepak bola terakbar sejagat tersebut. Tak sekadar menjadi panggung hiburan, momentum emas ini bakal dioptimalkan menjadi stimulus segar untuk menggerakkan roda perekonomian daerah dan memberdayakan para pelaku UMKM.

Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan bahwa langkah strategis ini diambil sebagai tindak lanjut langsung dari arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Pemprov berkomitmen agar kemeriahan pesta bola ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat sekaligus membawa dampak ekonomi yang nyata.

“Sesuai dengan harapan Bapak Gubernur, momentum Piala Dunia ini harus bisa disaksikan seluruh masyarakat dan yang paling penting bagi kami adalah kontribusinya dalam menggerakkan ekonomi lokal. Kami ingin memanfaatkan momentum ini untuk menaikkan value bagi UMKM,” ujar Ridwan Minggu 7 Juni 2026.

Soal regulasi dan hak cipta penyiaran menurutnya diperlukan kerjasama untuk membuka ruang, salah satunya Nonton Bareng (Nobar) resmi, baik yang diinisiasi oleh pemerintah maupun pihak swasta. Tentu dalam pelaksanaannya dilakukan secara tertib dan legal.

“Di samping menjaga ketertiban, kita juga ingin menggerakkan ekonomi lokal. Sehingga kami berharap semakin banyak titik nobar resmi, semakin bagus untuk UMKM yang berjualan di sekitarnya, yang penting semua berjalan sesuai ketentuan,” tambah Ridwan.

Ridwan menyadari, saat ini masih terdapat 12 persen wilayah atau sekira 80 desa di kawasan pegunungan dan pesisir Sulbar yang masuk kategori blank spot. Intervensi penanganan terus diupayakan bersama pemerintah kabupaten dan TVRI Sulbar meski dihadapkan pada medan berat dan keterbatasan anggaran.

Untuk itu, saat ini pihaknya terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi beberapa alternatif cara mengakses tayangan digital secara legal. Melalui kolaborasi yang kuat antara regulasi yang tertib, kesiapan infrastruktur, dan pelibatan sektor ekonomi kreatif, Pemprov Sulbar optimis Piala Dunia FIFA 2026 akan membawa berkah berlapis bagi masyarakat.

Berita Terkait

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh
Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah
Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima
2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah
Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:16 WIB

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah

Sabtu, 12 September 2026 - 13:31 WIB

Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Berita Terbaru