Iklan Google AdSense

Rombel SMP 1 Tapalang Dirobohkan Bukan Karena Gempa! Ini Klarifikasi Kepsek

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Beredar kabar di media sosial tentang robohnya beberapa bangunan ruang belajar (rombel) di SMP Negeri 1 Tapalang, Kabupaten Mamuju, yang dikaitkan dengan gempa bumi yang terjadi Kamis malam, 24 Juli 2025. Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar.

Iklan Bersponsor Google

Kepala SMP Negeri 1 Tapalang, Fajriah, menegaskan bahwa tiga bangunan rombel yang rusak akibat gempa besar tahun 2021 sengaja dirobohkan pada sore harinya sebelum gempa terjadi. Langkah ini, menurutnya, sebagai bentuk antisipasi demi keselamatan para siswa.

“Mungkin ini hikmahnya. Kami kemarin sengaja bongkar itu rombel karena khawatir membahayakan siswa kalau terjadi gempa lagi. Ternyata malamnya benar-benar terjadi gempa, bahkan tadi pagi juga kembali terasa. Saya tidak bisa bayangkan jika bangunan itu masih berdiri,” tutur Fajriah penuh haru.

Baca Juga :  Rupbasan Mamuju Terima Kunjungan Dari Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi.

Ia pun membantah keras isu yang menyebutkan bahwa bangunan tersebut roboh karena gempa semalam atau pagi ini. “Tidak benar itu. Kami yang sengaja robohkan bangunan karena kondisinya sudah sangat rapuh dan membahayakan,” tegasnya.

Merespons kabar ini, Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, telah menginstruksikan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju untuk segera melakukan asesmen terhadap kondisi bangunan sekolah. Pemerintah kabupaten juga telah mengagendakan program rehabilitasi sejumlah sekolah tahun ini sebagai bentuk komitmen nyata dalam pembangunan sektor pendidikan di Mamuju.

Baca Juga :  Ado Mas'ud : Koalisi Partai di DPRD Bukan Jaminan Koalisi di Pilkada

Terkait gempa yang dirasakan di wilayah Mamuju dan sekitarnya, bupati yang dinilai sukses memulihkan Mamuju pasca gempa 2021 ini turut mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mohon masyarakat tetap waspada, jangan panik, dan jangan ikut menyebarkan hoaks. Mari terus berdoa agar Mamuju selalu dijauhkan dari bencana,” ujar Bupati Sutinah.

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

Febrianto Wijaya Resmi Buka Manakarra Body Contest 2025 di MATOS, Antusias Peserta dan Penonton Membludak
Kades Tanambuah Menggugat! Polresta Tantang Praperadilan, Publik Diminta Tak Terprovokasi
Kades Tanambuah Tersangka Korupsi Akhirnya Menyerahkan Diri, Drama DPO Berakhir di Polresta Mamuju
Peduli Korban Bencana Alam di Sumatera, Polresta Mamuju Serahkan Bantuan di Posko Taman Karema
Kapolresta Mamuju Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025 dan Ramah Tamah Keluarga Besar PT. Manakarra Unggul Lestari
Personel Polresta Mamuju Galang Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
Redam konflik Berkepanjangan, Bhabinkamtibmas Polsek Mamuju Inisiasi Mediasi Kasus Penganiayaan
Dokkes Polresta Mamuju Pastikan Makanan Bergizi Gratis Layak Konsumsi Melalui Food Security
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:29 WIB

Febrianto Wijaya Resmi Buka Manakarra Body Contest 2025 di MATOS, Antusias Peserta dan Penonton Membludak

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:27 WIB

Kades Tanambuah Menggugat! Polresta Tantang Praperadilan, Publik Diminta Tak Terprovokasi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:21 WIB

Kades Tanambuah Tersangka Korupsi Akhirnya Menyerahkan Diri, Drama DPO Berakhir di Polresta Mamuju

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:04 WIB

Peduli Korban Bencana Alam di Sumatera, Polresta Mamuju Serahkan Bantuan di Posko Taman Karema

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:32 WIB

Kapolresta Mamuju Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025 dan Ramah Tamah Keluarga Besar PT. Manakarra Unggul Lestari

Berita Terbaru