MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, secara resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2026 di Ruang Theater Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Minggu (28/6/2026). Ajang ini menjadi wadah pencarian dan pengembangan bakat olahraga pelajar terbaik dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat yang telah lolos seleksi tingkat daerah.
Para juara pada tingkat provinsi nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Sulawesi Barat pada O2SN tingkat nasional. Kompetisi yang berada di bawah naungan Balai Pengembangan Talenta Indonesia ini mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, di antaranya atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, serta cabang olahraga pilihan lainnya.
Mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Sekprov Junda Maulana menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar beserta jajaran dinas pendidikan di kabupaten atas terselenggaranya O2SN 2026.
“Saya selaku Sekretaris Daerah mewakili Pak Gubernur memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Pendidikan Provinsi dan dinas pendidikan kabupaten atas terselenggaranya O2SN ini,” ujarnya.
Junda mengungkapkan, meski APBD Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 tidak mengalokasikan anggaran khusus untuk pelaksanaan O2SN, kegiatan tersebut tetap dapat terlaksana berkat komitmen dan dukungan berbagai pihak. Menurutnya, penyelenggaraan O2SN merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang unggul dan berkarakter.
Ia menegaskan, O2SN sejalan dengan visi pembangunan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera melalui Panca Daya, khususnya Panca Daya Ketiga yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia unggul dan berkarakter.
“SDM unggul dan berkarakter ditandai dengan pendidikan yang baik, baik dari sisi akses maupun kualitas. Semakin baik pendidikan, semakin tinggi pula tingkat kecerdasan anak-anak kita,” jelasnya.
Selain pendidikan, lanjut Junda, kesehatan dan kesejahteraan menjadi pilar penting dalam mencetak generasi yang kompeten. Olahraga dan seni juga menjadi bagian dari keterampilan yang harus terus dikembangkan sejak usia sekolah.
Kepada seluruh peserta, Sekprov berpesan agar menampilkan kemampuan terbaik selama bertanding dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, O2SN bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpelajar dari seluruh daerah di Sulawesi Barat.
“Keluarkan talenta dan kemampuan terbaik kalian. Junjung tinggi sportivitas karena ini juga menjadi ajang silaturahmi. Bertandinglah maksimal, dan semoga salah satu dari kalian dapat mewakili Sulawesi Barat di tingkat nasional,” pesannya.
O2SN 2026 diikuti pelajar dari jenjang SD, SLB, SMP, SMA, dan SMK se-Sulawesi Barat. Melalui ajang ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap lahir atlet-atlet muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan dapat melahirkan stok atlet potensial yang siap bersaing pada berbagai ajang olahraga di masa mendatang.










