Tanggapi Masukan Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Kelebihan Biaya Perjalanan Luar Negeri Ditanggung Prabowo, Rombongan Jauh Lebih Sedikit

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan tegas sekaligus koreksi atas masukan yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Teddy memastikan, seluruh biaya yang melebihi pagu anggaran negara ditanggung sepenuhnya secara pribadi oleh Presiden.

Pernyataan ini disampaikan Teddy melalui akun resmi Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (1/6/2026), sebagai tanggapan langsung setelah dirinya disebut oleh Dino Patti Djalal.

Teddy memulai tanggapannya dengan apresiasi, namun kemudian meluruskan fakta yang dianggap perlu diperjelas.

“Terima kasih atas masukan yang diberikan, sangat cermat dan terstruktur. Saya akui beliau adalah diplomat hebat, pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri, walau hanya diberi kesempatan sekitar tiga bulan,” ujar Teddy membuka tanggapannya.

Mengenai isu pembiayaan yang kerap menjadi sorotan publik, Seskab menegaskan bahwa tidak ada satu pun biaya berlebih yang dibebankan kepada kas negara. Segala keperluan yang melebihi ketentuan anggaran resmi, seluruhnya ditanggung sendiri oleh Presiden Prabowo.

“Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo. Tidak membebani rakyat maupun keuangan negara,” tegasnya.

Selain soal biaya, Teddy juga menyinggung jumlah rombongan yang ikut serta dalam setiap kunjungan. Ia menegaskan, komposisi delegasi masa kini jauh lebih ramping dibandingkan periode pemerintahan sebelumnya, bahkan memangkas jumlah hingga lebih dari separuhnya.

Menurut data yang disampaikan Teddy, pada masa sebelumnya jumlah rombongan sekali berangkat ke luar negeri bisa mencapai lebih dari 120 orang. Namun di bawah kepemimpinan Prabowo, angka tersebut dipangkas drastis menjadi hanya sekitar 50 hingga 60 orang saja.

“Kalau dulu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang – zaman Pak Dino seperti itu. Nah, sekarang di bawah Presiden Prabowo maksimal hanya 50 sampai 60 orang. Hal ini sudah diketahui banyak pihak, termasuk para wartawan yang sering mendampingi perjalanan dinas,” ungkapnya.

Langkah pemangkasan jumlah rombongan dan tanggung jawab pembiayaan pribadi ini, menurut Teddy, merupakan bentuk efisiensi dan komitmen Presiden agar setiap kunjungan kenegaraan berjalan efektif, hemat, dan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam menggunakan uang negara.

Berita Terkait

Rakernas AKSI 2026, Kepala Desa Dorong Penguatan Ekonomi Desa
Cegah Tawuran dan Balap Liar, Pemkot dan Polres Metro Depok Gandeng 223 Sekolah
Media Lensa Polri Rayakan HUT ke-7, Santuni 30 Anak Yatim Piatu
HUT Kedua DePA-RI, Saatnya Advokat Bersatu dan Bergerak Untuk Keadilan
Kapolres Metro Depok Ziarah ke Makam Jenderal Hoegeng
Hotman Paris Bongkar Peran Prabowo, Operasi Besar Kasus Korupsi Tuai Pujian
Prabowo Redam Polemik Kasus Febrie, Boyamin: Langkah Elegan Selamatkan Pemberantasan Korupsi
Menko Polkam: Jangan Benturkan Polri dan Kejaksaan, Penegakan Hukum Harus Profesional
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:56 WIB

Rakernas AKSI 2026, Kepala Desa Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Kamis, 3 September 2026 - 17:05 WIB

Cegah Tawuran dan Balap Liar, Pemkot dan Polres Metro Depok Gandeng 223 Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Media Lensa Polri Rayakan HUT ke-7, Santuni 30 Anak Yatim Piatu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:06 WIB

HUT Kedua DePA-RI, Saatnya Advokat Bersatu dan Bergerak Untuk Keadilan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kapolres Metro Depok Ziarah ke Makam Jenderal Hoegeng

Berita Terbaru