Terima Informasi, Tim Kemenkumham dan Imigrasi pantau Keberadaan WNA di di Pantai Koa-Koa

- Jurnalis

Rabu, 19 Oktober 2022 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASANGKAYU — Menindaklanjuti informasi yang di terima, Tim Operasi Gabungan Pengawasan orang asing yang terdiri dari Tim Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat dan Kantor Imigrasi Mamuju melakukan pengecekan kebenaran adanya keberadaan Warga Negara Asing (WNA) di salah satu perusahaan tambak udang di Pantai Koa-Koa, Rabu (19/10/2022)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Faisol Ali bersama Kepala Divisi Keimigrasian, Andi Pallawarukka yang memimpin operasi gabungan itu mendatangi salah satu perusahaan tambak udang di Pasangkayu tersebut, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Sesuai informasi yang didapatkan, disini ada warga negara asing yang berstatus sebagai pekerja, sehingga Tim Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah dan Kantor Imigrasi Mamuju melakukan gerak cepat guna memastikan keberadaan orang asing ini” sambung salah satu Kakanwil Institusi Menkumham, Yasonna itu saat berada di perusahaan tambak udang itu

Sementara itu, Kepala Divisi Keimigrasian, Andi Pallawarukka mengatakan bahwa perusahaan yang menjadi target operasi adalah perusahaan yang baru dan biasanya di perusahaan tersebut mendatangkan orang asing untuk menata serta membangun perusahaan tambak itu sendiri.

“Sehingga, untuk memastikan itu dilakukan operasi gabungan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat” lanjutnya

Pallawarukka juga menilai, operasi gabungan ini merupakan salah satu bentuk implementasi pelaksanaan Undang-undang terkait Keimigrasian.

Dalam kempatan yang sama itu, Kabid Inteldakim, Soeryo menjelaskan bahwa pengawasan terhadap orang asing khususnya di Sulawesi Barat, jajaran Imigrasi memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaaan dokumen hingga penindakan jika memiliki pelanggaran keimigrasian.

“Untuk hasil pengawasan orang asing di Pantai Koa-Koa ini,Tim operasi gabungan sudah memastikan bahwa tambak ini dibangun secara swadaya dengan orang-orang yang berasal atau tenaga kerja seluruhnya dari Indonesia” ujar Soeryo.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Divisi Hukum Polri Asistensi Sisdivkum dan JDIH di Polresta Mamuju

Senin, 8 Jun 2026 - 15:45 WIB