21.023 Hektare Sawah di Wajo Gagal Panen, Kerugian Capai Rp460 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengkang – Banjir yang terjadi Sabtu, 28 Agustus 2021 di Kabupaten Wajo tak hanya menggenangi permukiman warga. Sawah, kebun jagung, dan tambak juga terendam. Padi yang ditanam pada Januari 2021 lalu, sudah siap panen. Namun, karena curah hujan yang ekstrem dan luapan air sungai membuat tanaman padi dan tanaman jagung gagal panen. Tak hanya padi dan tanaman jagung, tambak milik warga juga banyak yang meluap.

Data Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Holtikultura sebanyak 21.023 hektare gagal panen. Sementara tanaman jagung sebanyak Rp460 hektare gagal panen. Akibat banjir tersebut, petani padi mengalami kerugian Rp462 miliar. Sementara petani jagung Rp10 miliar.

“Ini data sementara per hari ini. Kemungkinan masih bisa bertambah,”kata Ir Muhammad Ashar saat diskusi publik yang dilakukan Humas DPRD Wajo di Ruang Paripurna Mini, Selasa, 31 Agustus 2021.

Muhammad Ashar mengatakan, saat ini tim Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan-Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP) terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak banjir. Sembari dilakukan pendataan, pihaknya terus berupaya mencari solusi dengan melakukan koordinasi Pemerintah Provinsi dan Pusat.

“Kami baru saja menerima Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Sulawesi Selatan yang turun langsung melihat kondisi sektor pertanian kita yang terdampak banjir serta untuk mendapatkan data yang riil. Alhamdulillah beliau merespons baik dan berjanji akan membantu mengusulkan supaya Kabupaten Wajo mendapatkan bantuan calon benih nasional dari Kementerian Pertanian RI dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,”ujarnya.

Sementara Kadis Kelautan dan Perikanan, Ir Nasfari mengatakan, untuk banjir kemarin, ada tiga kecamatan di Wajo yang tambaknya meluap yakni Pitumpanua, Keera, dan Sajoanging. Namun, paling parah di Kecamatan Keera karena 60 persen dari luas tambak disana meluap.

“Akibat banjir itu, petani tambak mengalami kerugian sekitar Rp10 Miliar,”ungkapnya.

Untuk membantu para petani tambak yang mengalami kerugian, mantan Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo akan membantu dalam proses pencairan asuransi.”Ada sekitar 400 yang punya asuransi,”ungkapnya.

Upaya Pemda Wajo dalam membantu petani yang terdampak banjir diapresiasi DPRD Kabupaten Wajo. “Koordinasi ke provinsi dan pemerintah pusat yang dilakukan Dinas Pertanian dan Perikanan, kami selaku mitra sangat mensoport,”ujar Anggota Komisi II DPRD Wajo, Asrijaya Latief.

Berita Terkait

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa
Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu
Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi
Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:15 WIB

Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Patmor Polresta Mamuju Sikat Knalpot Brong, Balapan Liar Nihil!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:09 WIB