62 Kades Dilatih di Makassar, Begini Sorotan Aliansi Pemuda Desa Majene

- Jurnalis

Senin, 20 September 2021 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE – Sebanyak 62 Kepala Desa (Kades) asal Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dikabarkan akan segera diberangkatkan ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk mengikuti kegiatan pelatihan yang akan berlangsung dari tanggal 21-24 September 2021.

Kegiatan yang dimotori oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Majene ini bertajuk tentang “Strategi Pengelolaan dan Pengawasan Dana Desa Yang Bebas KKN” dianggap sebagai kegiatan mubazzir oleh Aliansi Pemuda Desa Kabupaten Majene.

“Kami pernah ke Dinas PMD Majene mempertanyakan masalah pelatihan yang diagendakan berlangsung di kota Makassar. Kami pun meminta Kerangka Acuan Kerja (KAK) pada Dinas PMD Majene. Namun pemerintah tidak bisa memperlihatkan KAK,” kata Koordinator Aliansi Pemuda Desa Majene, Fadli kepada wartawan di Majene, Senin, 20/9/2021.

Pihak PMD Majene berdalil belum bisa memperlihatkan KAK lantaran ada kesalahan sehingga dilakukan upaya perbaikan.Termasuk mempertanyakan tentang pelibatan tim pemateri yang akan memberikan pelatihan atau bimbingan terhadap 62 kepala desa tersebut.

Kegiatan pelatihan yang terkesan dipaksakan itu kata Fadli jelas bertentangan dengan konsep Majene Rumah Kita yang digaungkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Majene.

“Jika merujuk dari jargon Majene Rumah Kita maka seharusnya kegiatan pelatihan tidak dibawa ke kota Makassar. Namun tetap digelar di Majene. Dengan begitu, dana yang digelontorkan selama pelaksanaan kegiatan tentu bisa berdampak pada pelaku usaha yang ada di daerah mulai dari sewa gedung dan biaya akomodasi lainnya. Tetapi kali ini berbeda dan masih mempertahankan pola kerja masa lalu,” sindir Fadly.

Apalagi kata dia, ditengah masa pandemmi Covid-19 seharusnya tidak perlu melakukan kegiatan hingga keluar daerah. Semoga jajaran pemerintah daerah dan aparat kepala Desa yang bertolak ke Makassar tidak pulang dengan membawa virus Corona ke desa-desa.***

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:55 WIB

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Berita Terbaru