Tim Konseling Penyintas Kodim 1402/Polmas Identifikasi Trauma Di Camp Pengungsi

- Jurnalis

Minggu, 24 Januari 2021 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN- Tim Trauma Healing Kodim 1402/Polmas melakukan rapid assesment di titik pengungsian yang tersebar di Kabupaten Polewali Mandar, Minggu, (24/1/20)

Dikatakan Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Hari Purnomo, S.Hub.Int., M. Han, bahwa ini dilakukan untuk mengetahui kelompok sesuai dengan hasil kaji cepat maka setiap penanganan yang kita lakukan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan kelompok Dewasa, Rentan yakni lansia, Ibu Hamil, Menyusui, balita dan Anak.

Menghadapi situasi tersebut, Lanjut Dandim, Tim Konseling penyintas telah melakukan berbagai kegiatan yang diawali dengan assesment kemarin dan hari ini mulai masuk pada Play Theraphy dengan berbagai bentuk kegiatan seperti bernyanyi bersama, menggambar, mendongeng dengan tujuan utama agar anak-anak menemukan kembali keceriaan.

Selain itu Dandim juga mengapresiasi relawan dari guru-guru Paud yang juga turun kelapangan memberikan trauma healing kepada kelompok balita dan anak.

Sementara Koordinator Tim Konseling Penyintas Mimit Pakasi, S. Psi., M. Psi,
menyebut bahwa Tim Trauma healing dan konseling penyintas dari Kodim 1402/Polmas telah melakukan assesment awal yang bertujuan untuk menggali potensi trauma, dimana tim telah mengidentifikasi para pengungsi kedalam tiga klasifikasi trauma, yakni ringan, sedang dan berat.

Khusus yang mengalami trauma berat tim telah memberikan intervensi awal,
Beberapa pengungsi yang mengalami trauma berat, diantaranya dititik pengungsian SMA 1 Tinambung, Anak dengan inisial T usia 2 tahun asal Samalio, Kab. Majene mengalami kecemasan terhadap benda-benda yang bergerak, kemudian seorang ibu dengan inisial H usia 36 tahun asal Malunda, Kab. Majene yang mengalami psikosomatis yakni tremor pada kedua tangan.

Dititik pengungsian SMK Balanipa juga terdapat seorang ibu N asal Majene yang mengalami kecemasan sehingga mengakibatkan susah untuk tidur.

Selain kasus di atas, pada titik pengungsian di Sport Center juga terdapat pengungsi dengan inisial A umur 48 asal Desa Kayuangi, Kab. Majene yang mengalami gangguan kecemasan akut yang cenderung kearah Depresi, hingga hari ini frekuensi atas kecemasannya sudah menurun, hal tersebut teridentifikasi atas respon positif yang terlihat dari perilakunya.

Kemudian Besok senin kita sudah masuk kepada intervensi awal terhadap para pengungsi yang mengalami trauma sedang dan berat. Pungkasnya. (Zik)

Berita Terkait

2 Rumah Warga di Wonomulyo Terbakar, Damkar Kodim 1402/Polman Turun Tangan
Kebun Sawit Luyo Terbakar, Polisi dan Damkar Padamkan Api 11 Hektare
BWI Sulbar Dikukuhkan, Suhardi Duka Dorong Wakaf Produktif untuk Tekan Kemiskinan
DKP Sulbar dan Elnusa Perkuat Sinergi, Survey Seismik 3D Kandawulo Berjalan Lancar
Sulbar Siapkan Katalog Versi 6, Sekda Tekankan Kompetensi Pengadaan
Katalog Versi 6, Pemprov Sulbar Perkuat Kompetensi Pengadaan
Rawana Mandar Menggema di TMII, Sulbar Angkat Tradisi Metindor ke Panggung Nusantara
Gubernur Sulbar Apresiasi Penampilan Paskibraka, Penghargaan Diarahkan untuk Penguatan Wawasan Kebangsaan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:44 WIB

2 Rumah Warga di Wonomulyo Terbakar, Damkar Kodim 1402/Polman Turun Tangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:21 WIB

BWI Sulbar Dikukuhkan, Suhardi Duka Dorong Wakaf Produktif untuk Tekan Kemiskinan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:36 WIB

DKP Sulbar dan Elnusa Perkuat Sinergi, Survey Seismik 3D Kandawulo Berjalan Lancar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Sulbar Siapkan Katalog Versi 6, Sekda Tekankan Kompetensi Pengadaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Katalog Versi 6, Pemprov Sulbar Perkuat Kompetensi Pengadaan

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolres Mateng Ikuti Salat Istisqa, Lanjut Santuni Anak Yatim

Kamis, 20 Agu 2026 - 11:11 WIB