SDK Bongkar Sistem TPP Baru: Prestasi Individu Tak Lagi Jadi Patokan!

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), kembali menggulirkan gagasan kontroversial namun visioner dalam reformasi birokrasi. Kali ini, ia mengusulkan perubahan mendasar pada sistem pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Bukan lagi berdasarkan kinerja individu, SDK ingin TPP dihitung secara komunal, berdasarkan performa keseluruhan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Hal ini diungkapkan SDK saat meresmikan Ruang Layanan To Dilaling, Ruang Laktasi, dan Musala Al-Amanah di Kantor BKD Sulbar, Jumat, 1 Agustus 2025.

“Ide saya juga mungkin saya akan merubah sistem pembayaran TPP, bukan lagi dihitung secara individu kinerja seseorang, tapi akan dihitung secara komunal kinerja dari satu SKPD. Sementara kita cari aturannya,” ujar SDK.

Gubernur dua periode ini menegaskan bahwa pendekatan kolektif akan lebih adil dan efektif dalam mendorong percepatan kinerja tim. Menurutnya, jika ada satu pegawai berprestasi tetapi bekerja di SKPD yang lamban, maka hasil kerja individu tersebut tetap tak bisa optimal.

“Walaupun dia berprestasi di situ tapi SKPD-nya lelet, dia tidak tercapai juga kinerjanya. Karena bukan orang per orang, ini kerja kolektif,” lanjutnya.

Meski begitu, SDK menyampaikan bahwa sistem ini belum akan diterapkan dalam waktu dekat. Pemprov Sulbar saat ini masih menyusun regulasi dan mekanisme penilaian sebagai fondasi kebijakan tersebut. Jika seluruh perangkat sudah siap, SDK memproyeksikan sistem TPP berbasis komunal ini akan mulai diterapkan pada tahun 2026.

“Idenya sudah ada, hanya aturannya saja dan mekanismenya. Kalau sudah selesai, kemungkinan bisa kita berlakukan 2026,” tutupnya.

Langkah ini diprediksi akan menjadi gebrakan besar dalam dunia kepegawaian di Sulawesi Barat. Jika berhasil, bukan tidak mungkin model ini akan jadi acuan nasional.

 

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 212 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Salogatta Fun Run 2026 Meriah! 150 Peserta Taklukkan Rute 7 Kilometer

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:52 WIB