Anggaran Pilkades Wajo Tak Jelas, Dinas PMD Masih Tertutup

- Jurnalis

Jumat, 4 Juni 2021 - 01:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengkang, Rakyatta.co  – Pengelolaan anggaran atau sumber penggunaan untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang baru baru saja telah usai dilaksanakan, masih terus tuai sorotan dan timbulkan pertanyaan sejumlah pihak dan golongan terutama soal hal sumber atau penggunaan anggaran yang digunakan dalam pilkades serentak di Kabupaten Wajo.

Dimana sejauh ini belum adanya kejelasan atau pertanggung jawaban atas besaran anggaran tersebut yang digunakan dalam pelaksanaan Pilkades serentak lalu.

Pasalnya selain transparansi anggaran yang tidak jelas, alokasi anggaran yang digunakan sebesar Rp10 juta hingga belasan juta melalui APBDesa juga dinilai menyalahi aturan terkait penggunaan anggaran dana Desa.

Ketua Umum LSM Kibar Indonesia Wahyudin mengatakan, pihaknya menduga ada tata kelola anggaran yang tidak sesuai dalam pelaksanaan Pilkades serentak tersebut.

“Bahkan karena tidak adanya transparasi sangat memungkinkan adanya tumpang tindih dalam pembiayaan Pilkades serentak ini,”.Tegas Wahyuddin

Wahyudi mengatakan, dari data sementara yang dihimpun, pihaknya menduga kuat telah terjadi permainan dalam pelaksanaan Pilkades. Seperti dalam pengadaan peralatan dan kebutuhan di setiap TPS.

“Seperti kotak suara, kertas suara, dan lain – lain itu rawan markup atau dimainkan. Apalgi dengan ketertutupan PPKD,” imbuhnya.

Untuk itu, menurut Wahyudi, pihaknya berharap dinas terkait dalam hal ini dinas PMD Wajo dan PPKD bisa sedikit lebih transparan untuk membuka seluas – luasnya informasi terkait anggaran yang digunakan, baik itu penggunaan anggaran yang melalui APBD atau APBN dalam hal ini dd dana desa masing masing yang pernah Pilkades serentak kemarin.

“Sampai hari ini kita tidak pernah tahu berapa anggaran APBD yang digunakan, dan begitupun jumlah keseluruhan dana yang dibebankan pada APBDesa,” katanya.

Sementara itu, sebelumnya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, H.Mustafa, meminta kepada aparat hukum untuk turut mengawasi penggunaan anggaran pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 103 Desa di Kabupaten Wajo.

Anggota dewan dari Fraksi Gerindra ini juga mengimbau kepada seluruh panitia Pilkades, agar tidak bermain-main dengan anggaran yang mencapai milyaran tersebut.

”Anggaran Pilkades kali ini tidak sedikit sehingga dalam penggunaanya, harus digunakan secara transparan dan dipertanggung jawabkan. Dan jika ada yang salah dalam pertanggung jawabannya konsekuensi hukumnya sangat jelas,”.Ucapnya

Dirinya mengatakan, dengan anggaran Pilkades yang cukup banyak itu, maka sangat rawan dimainkan. Sehingga perlu untuk diawasi oleh semua pihak.

“Pihak berwajib dan tim saber pungli juga harus mengawasi, termasuk masyarakat dan kita semua,” imbuhnya.

Sedangkan Saiful, Kabid Bina Pemerintahan Desa Dinas PMD Wajo yang dikonfirmasi berkaitan hal tersbeut belum memberikan tanggapan atau respon jawaban atau klarifikasi terkait hal tersebut dan begitupun juga dengan melalui pesan whatsaapnya yang dikirimkan awak media ini ke ponsel selulernya juga tak mendapatkan respon atau jawaban klarifikasi sama sekali hingga berita ini diturunkan.

Berita Terkait

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa
Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu
Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi
Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:15 WIB

Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Patmor Polresta Mamuju Sikat Knalpot Brong, Balapan Liar Nihil!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:09 WIB