Penanganan Korban Banjir, Bupati Wajo Gerak Cepat Kerahkan Perangkat Daerah

- Jurnalis

Senin, 28 Juni 2021 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SENGKANG, Rakyatta.co- Puluhan kepala keluarga (KK) dan warga di Desa Inalipue, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, berharap bantuan usai diterjang banjir bandang, Sabtu (26/6/2021) lalu. Tanpa menunggu lama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah melakukan penanganan.

Instruksi langsung dari Bupati Wajo, Amran Mahmud, perangkat daerah terkait telah turun lapangan melakukan penanganan. Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Wajo dan provinsi melakukan evakuasi, sementara Dinas Sosial Sosial P2KBP3A Wajo melaksanakan asesmen dan pendataan untuk diberikan bantuan.

“Saya telah memerintahkan dinas terkait hari itu juga untuk melakukan penanganan sesuai tugas masing-masing. Meskipun kita berduka, tapi yang disyukuri adalah tidak ada korban jiwa,” kata Amran Mahmud, Senin (28/6/2021).

Amran Mahmud pun meminta seluruh perangkat daerah yang turun untuk bergerak cepat alias gercep. Hasilnya, Dinas Sosial P2KBP3A Wajo telah merampungkan segala administrasi yang dibutuhkan. Dia pun menjamin bantuan segera tersalurkan.

“Insyaallah kalau tidak ada aral melintang, besok akan diserahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” ucap Amran Mahmud yang memang dikenal sangat peduli dengan warganya.

Data terakhir tercatat ada empat desa yang terdampak, yaitu Desa Inalipue 85 KK dengan 5 KK tingkat kerusakan rumah berat, 2 KK kerusakan sedang, 78 KK terdampak. Lalu, Desa Mannagae 115 KK, Desa Tonralipue 17 KK, dan Desa Lowa 259 KK masing-masing hanya terdampak.

Pemkab Wajo pun bakal mengalokasikan dana untuk bantuan kepada seluruh yang terdampak. “Untuk yang tingkat kerusakan berat akan diserahkan uang tunai Rp 2.500.000, ditambah paket sembako. Kerusakan sedang uang tunai Rp1.500.000 dan sembako, serta yang terdampak akan diserahkan paket sembako,” beber Amran Mahmud.

Total bantuan dari belanja tidak terduga APBD yang akan diserahkan sejumlah Rp134.500.000. “Semoga nantinya bantuan itu bisa membantu meringankan beban masyarakat kita yang terkena dampak dari bencana tersebut,” harap Amran Mahmud.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial P2KBP3A Kabupaten Wajo, Warmansyah, mengaku bahwa dirinya sedang menyusun paket sembako yang akan diserahkan. “Paket sembakonya akan siap malam ini, insyaallah besok bisa diserahkan,” sebutnya.

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:55 WIB

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Berita Terbaru