Bupati Wajo Buka Sekolah Lapang Budi Daya Kakao di Desa Tonrongi

- Jurnalis

Senin, 12 Juli 2021 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO, Rakyatta.co  – Kabupaten Wajo punya lahan tanaman kakao yang luas, bahkan jadi salah satu daerah penyumbang devisa ekspor. Sayangnya, produksi terus turun dari tahun ke tahun karena berbagai kendala. Bupati Wajo, Amran Mahmud, ingin memperbaiki itu.

Salah satu terobosan yang diharapkan bisa mengembalikan kejayaan kakao Wajo adalah Sekolah Lapang Budi Daya Kakao. Program ini baru saja dibuka oleh Amran Mahmud di Desa Tanrongi, Kecamatan Pitumpanua, Senin (12/7/2021).

Sekolah Lapang Budi Daya Kakao adalah program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Rencananya akan dilaksanakan di 10 kecamatan selama 6 kali pertemuan mulai 12 Juli hingga 8 Agustus mendatang.

Amran Mahmud sangat mengapresiasi dan menyambut baik Sekolah Lapang Budi Daya Kakao. Dia berharap lewat langkah ini produksi dan kualitas mutu biji kakao meningkat.

“Saya berharap para petani yang menjadi peserta bisa menimba ilmu dan mengajarkan ke petani lainnya sehingga kejayaan kakao di Kabupaten Wajo bisa kembali,” harapnya.

Amran Mahmud mengatakan, Wajo punya potensi produksi kakao ketimbang komoditas lainnya. Wajo punya lahan seluas 14.889 hektare.

Apalagi, kata dia, Wajo menjadi salah satu daerah penyumbang devisa dari ekspor kakao. Hanya, kondisi tanaman kakao banyak yang kurang produktif bahkan sudah berumur 20 tahun.

Di sisi lain, tanaman muda kurang produktif akibat kurangnya agroinput. “Realitas gagal produksi kebun kakao petani telah berlangsung hampir dua dekade antara 65 persen sampai 90 persen,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:55 WIB

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Berita Terbaru