SDK Gandeng BRIN, Mamuju Disiapkan Jadi Pusat Riset Radiasi Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengambil langkah strategis dengan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, data, dan inovasi. Komitmen tersebut ditegaskan saat kunjungan kerja SDK ke Kantor BRIN, Gedung C Sasana Widya Sarwono (SWS) Lantai 2, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan BRIN, sekaligus membahas hasil penelitian mengenai dampak radiasi alam terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Mamuju.

Rombongan Gubernur Sulbar diterima langsung Kepala BRIN, Arif Satri, bersama Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah serta jajaran peneliti BRIN. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif itu, dibahas berbagai hasil riset terkait karakteristik radiasi alam tinggi di Kabupaten Mamuju beserta implikasinya terhadap kesehatan masyarakat dan arah kebijakan pembangunan daerah.

Kepala BRIN memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Suhardi Duka yang dinilai memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan berbasis riset. Bahkan, BRIN menyebut SDK sebagai gubernur pertama di Indonesia yang datang langsung ke BRIN untuk membahas pemanfaatan hasil penelitian sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Langkah ini menjadi contoh nyata sinergi pemerintah daerah dengan lembaga riset nasional dalam menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, terukur, dan berbasis data ilmiah,” ujar Kepala BRIN.

Tak hanya itu, BRIN juga menilai Kabupaten Mamuju bersama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai wilayah yang memiliki prospek besar menjadi kawasan masa depan Indonesia karena kekayaan sumber daya alam, karakteristik geologi yang unik, serta peluang pengembangan riset, inovasi, dan investasi.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Suhardi Duka menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mempererat kerja sama strategis dengan BRIN. Ia mengusulkan agar kolaborasi tersebut ditindaklanjuti melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai dasar pelaksanaan riset, pengembangan inovasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pemanfaatan hasil penelitian dalam pembangunan daerah.

SDK juga menekankan pentingnya komunikasi publik terhadap hasil-hasil penelitian, khususnya terkait radiasi alam di Kabupaten Mamuju. Menurutnya, informasi ilmiah harus disampaikan secara terbuka, mudah dipahami, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Hasil penelitian harus menjadi dasar ilmiah untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, bukan menimbulkan persepsi yang keliru,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), peluang menjadikan Kabupaten Mamuju sebagai kawasan rujukan nasional untuk penelitian radiasi alam, serta penguatan kolaborasi jangka panjang antara BRIN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Gubernur Suhardi Duka hadir didampingi Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Kepala Bapperida Sulbar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Badan Penghubung Daerah Sulbar, serta Tenaga Ahli Gubernur Hajrul Malik.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam mewujudkan pembangunan Sulawesi Barat yang lebih maju melalui kebijakan yang didukung oleh riset, inovasi, dan data ilmiah.

Berita Terkait

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Gubernur Sulbar Hadiri Rakor Swasembada Air Nasional, PUPR Dorong Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air
TB, DBD dan HIV Jadi Perhatian, DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Perkuat Pencegahan
Pemprov Sulbar dan Sulteng Bahas Batas Pasangkayu-Donggala, Kepastian Wilayah Dikebut
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:55 WIB

SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!

Berita Terbaru