Enam Kecamatan Di Wajo Dapat Bantuan Pupuk Cair

- Jurnalis

Kamis, 5 Agustus 2021 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO, Rakyatta.co – Di tengah keterbatasan pupuk kimia di Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo memilih tak berpangku tangan begitu saja. Di bawah kepemimpinan Amran Mahmud, berbagai upaya terus dilakukan. Termasuk bekerjasama dengan Kementerian Pertanian (Kementan).

Guna mendorong sistem pertanian alami, Pemkab Wajo mulai menyosialisasikan untuk beralih dari pupuk kimia ke pupuk organik. Itu juga dibuktikan dengan menyalurkan bantuan pupuk cair ke sejumlah kelompok tani.

Di sela-sela penyerahan bantuan ke kelompok tani secara simbolis di Kelurahan Pinceng Pute, Kecamatan Tanasitolo, Kamis (5/8/21), Bupati Wajo Amran Mahmud, mengajak untuk memanfaatkan pupuk organik.

Apalagi, lanjut dia, masalah kekurangan pupuk kimia bersubsidi terjadi secara nasional, sehingga sudah saatnya para petani menggunakan pupuk organik.

“Hari ini memang menjadi persoalan. Tidak ada yang tidak teriak soal pupuk. Semua daerah mengeluh kelangkaan pupuk subsidi. Saya berharap, pupuk organik ini dapat dikenali, dimanfaatkan dan dirasakan manfaatnya bagi petani, ” jelasnya.

Dia juga mengajak kepada penyuluh untuk mulai mengajak petani mengenal pupuk organik dan memperkenalkan pupuk-pupuk lainnya. Begitu pula, petani juga lebih selektif memilih pupuk untuk peningkatan produksi pertanian.

Diketahui, bantuan pupuk ini berasal dari Ditjen Penyediaan Sarana Produksi Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2021 guna peningkatan tanaman pangan dan mendorong terjadinya peningkatan produksi tanaman pangan.

Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan kabupaten Wajo, Ashar menyebutkan, ada 100 ribu liter pupuk cair yang diserahkan kepada 654 Kelompok Tani yang tersebar pada 6 kecamatan di kabupaten Wajo.

“Sebanyak 100 ribu liter pupuk cair produksi PT. Centra Biotech Indonesia diperuntukkan untuk 20 ribu hektare lahan yang tersebar di 6 kecamatan di kabupaten Wajo,” pungkasnya.

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:55 WIB

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Berita Terbaru