Polemik Pemakaman Pasien Covid, Satuan Intelkam Polres Majene Rangkul Mahasiswa

- Jurnalis

Selasa, 24 Agustus 2021 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Terjadi beberapa kali pemakaman hingga pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Majene, tentu menjadi polemik ditengah masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan satuan Intelkam Polres Majene terus menggalang berbagai pihak khususnya para mahasiswa demi menjaga keamanan yang tetap kondusif di wilayah.

Aiptu Nuradi menyebutkan tak bisa dipungkiri angka kasus di wilayah Kabupaten Majene terus meningkat, bahkan ada beberapa pasien covid 19 yang di rawat di RSUD Majene meninggal dunia yang terus menjadi perbincangan hangat.

Disebutkan salah satu di antaranya yang diketahui pada saat meninggalnya pasien ‘NH’ di mana pasien ‘NH’ masuk di Ruang ICU RSUD Majene pada hari Rabu tanggal 28 Juli 2021 sekitar pukul 11.10 Wita dengan keluhan Sesak Nafas dan Pasien tersebut juga sementara hamil 28 Minggu.

Selanjutnya, Kamis (29/7/21) pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan Laboratorium Swab Antigen dan hasilnya dinyatakan Positif sahingga pasien dipindahkan dari Ruang ICU perawatan (Isolasi) Lantai I RSUD Majene dan pada hari Sabtu 31 Juli 2021 karena kondisi kesehatan pasien terus menurun dan akhirnya pasien dinyatakan meninggal dunia.

Mendengar Kabar tersebut, pihak keluarga tidak terimah dan mengamuk karena menolak almarhumah dimakamkan dengan prosedur pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Disaat bersamaan, bahkan beberapa mahasiswa turut hadir di antaranya Presiden Mahasiswa Unsulbar dengan tujuan untuk mempertanyakan terkait Penanganan Pasien Covid-19 di RSUD Majene, serta turut membantu keluarga Almarhummah untuk mengambil paksa jenazah.

Namun setelah mendapatkan penjelasan dan pemahaman dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Majene, akhinya keluarga pasien dan beberapa mahasiswa menerima penjelasan tersebut dan bersedia di lakukan pemakaman secara prosedur covid 19.

Olehnya itu, agar kejadian serupa tidak terulang lagi Satuan Itelkam Aiptu Nuradi terus melakukan penggalangan dan memberikan pemahaman kepada keluarga pasien dan Mahasiswa yang ada di Kabupaten Majene bahwa prosedur pemekaman covid 19 harus di lakukan kepada pasien yang meninggal dan terkonfirmasi covid 19 guna memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru