Dewan Dan Dinas Pertanian Serta Dinas Perikanan Bahas Dampak Banjir Wajo

- Jurnalis

Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengkang – Banjir yang terjadi, Sabtu, 28 Agustus lalu membuat kerugian besar bagi petani. Dari perhitungan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Holtikultura, kerugian petani mencapai Rp460 Miliar.

Untuk membantu para petani yang terkena dampak banjir, DPRD Wajo akan melakukan beberapa hal. Salah satunya keringan pembayaran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Anggota Komisi II DPRD Wajo, Asrijaya Latief mengatakan, untuk mengurangi beban petani yang terdampak banjir, pihaknya akan memanggil perbankan untuk memberi keringanan petani yang punya Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kami akan mencoba bicara dengan pihak perbankan supaya memberi keringan untuk musim tanam kali ini,”kata Asrijaya saat diskusi public di Ruang Rapat Paripurna Mini DPRD Wajo, Selasa, 31 Agustus 2021.

Selain itu, lanjut Asrijaya, pihaknya juga akan meminta Pemda Wajo untuk mengalokasikan anggaran di ABPD untuk membantu petani sesuai Perda Nomor 15 tahun 2017 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani.

Sementara untuk penanganan jangka panjangnya, DPRD akan berkoordinasi ke Balai Pompengang terkait elevasi air di Danau Tempe.”Sebagai pengelola di Bendung Gerak Tempe, kami akan meminta Balai Pompengan supaya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan terkait elevasi air,” ujarnya.

Sekadar diketahui, banjir yang terjadi Sabtu, 28 Agustus 2021, sebanyak 21.023 hektare padi dan 460 hektare tanaman jagung ktare gagal panen. Akibat banjir tersebut, petani padi mengalami kerugian Rp462 miliar. Sementara petani jagung Rp10 miliar.

Berita Terkait

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa
Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu
Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi
Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:15 WIB

Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Patmor Polresta Mamuju Sikat Knalpot Brong, Balapan Liar Nihil!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:09 WIB