Kemenkominfo Gelar Webinar, Bupati Wajo Jadi Narasumber

- Jurnalis

Selasa, 5 Oktober 2021 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO, Rakyatta.co– Teknologi dalam dunia pendidikan bisa membawa dampak positif apabila dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal ini tentu perlu dibarengi dengan trasformasi kultur guru dalam metode pembelajaran.

Hal itu disampaikan Bupati Wajo, Amran Mahmud, saat tampil di opening speech pada webinar pendidikan yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bekerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, Selasa (5/10/2021).

“Jika saat ini masyarakat telah berubah menjadi masyarakat digital, maka guru juga segera perlu mentransformasikan diri, baik secara teknis maupun sosiokultural. Karena meskipun buku dapat digantikan dengan teknologi, peran guru tidak akan bisa tergantikan,” ucap Amran Mahmud.

Kegiatan yang diselenggarakan dengan peserta guru-guru di Wajo ini mengusung tema Mewujudkan Guru Cakap Bermedia Digital, Cakap Numerasi, dan Berkarakter dalam Menghadapi Tantangan Global.

Dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, Staf Ahli Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Himmatul Hasanah, Koordinator Apkasi Wilayah Kalimantan Selatan sekaligus Bupati Tanah Laut, Sukamta, serta undangan lainnya.

Amran Mahmud menyampaikan, perubahan peradaban menuju masyarakat berpengetahuan menuntut masyarakat dunia untuk menguasai keterampilan abad 21. Keterampilan abad 21, kata dia, adalah seperangkat tools yang terkait dengan lingkungan sekitar yang sudah dipenuhi dengan barang-barang berteknologi tinggi.

Keterampilan itu, lanjutnya, antara lain kemampuan memahami dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi atau information and communication technologies (ICT).

“Salah satu aspek yang penting dalam mendorong penguasaan keterampilan abad 21 adalah pendidikan. Pendidikan memegang peranan sangat penting dan strategis dalam membangun masyarakat berpengetahuan,” kata bupati bergelar doktor ini.

“Melalui pendidikan, kita bisa menghasilkan manusia yang memiliki keterampilan melek teknologi dan media, melakukan komunikasi efektif, berpikir kritis, mampu memecahkan masalah, dan bisa berkolaborasi.” tambahnya.

Amran Mahmud menuturkan, ICT dewasa ini disepakati sebagai metode terbaik untuk pengembangan kapasitas manusia dalam dunia pendidikan. Teknologi ini, khususnya internet of things, dapat meningkatkan akses peserta didik pada berbagai sumber pembelajaran walaupun melalui metode belajar jarak jauh.

“Teknologi ini juga membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya kepada peserta didik dengan gurunya sehingga dalam implementasinya, teknologi ini melatih guru-guru menyebarluaskan materi pendidikan dengan kualitas standar. Juga mendorong penguatan upaya efisiensi dan efektivitas kebijakan administrasi pendidikan,” tutur Ketua IKA Uniprima Sengkang ini.

Amran Mahmud pun berbagi karakteristik yang harus dimiliki oleh guru pada zaman teknologi sekarang. Kata dia, guru harus mampu menjadi fasilitator dan mitra belajar bagi siswa, bukan lagi memosisikan diri sebagai “serbatahu”. Selain itu, guru harus meningkatkan minta baca.

“Sebaiknya guru harus mengasah memiliki menulis untuk menuangkan gagasan-gagasan inovatifnya dalam bentuk buku atau karya ilmiah. Juga guru harus kreatif dan inovatif dalam mengembangkan metode pembelajaran, dengan menguasai e-learning. Guru juga harus mampu melakukan tranformasi kultural sebagai bentuk penyesuaian terhadap kehadiran kultur baru, yaitu pembelajaran online sebagai bentuk media baru yang mengedepankan kesetaraan, emansipatif, dan partisipatif dalam proses komunikasinya,” bebernya.

Berita Terkait

MUKERWIL I BPW KKSS SULBAR 2026: Perkuat Sinergi Warga KKSS Menuju Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera
Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

MUKERWIL I BPW KKSS SULBAR 2026: Perkuat Sinergi Warga KKSS Menuju Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:55 WIB

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Berita Terbaru

Foto: iLustrasi

Mamuju Tengah

SPPG Kamansi Sajikan Makanan Bergizi untuk Siswa di Mamuju Tengah

Rabu, 10 Jun 2026 - 22:58 WIB

Advertorial

DPP Demokrat Wawancarai Dua Kandidat Calon Wagub Sulbar

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:08 WIB