Wajo Kini Budidayakan Ikan Sapu-sapu Sebagai Pakan Ikan Budi Daya

- Jurnalis

Kamis, 4 November 2021 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO | RAKYATTA.CO — Angin segar bagi para nelayan Danau Tempe, Kabupaten Wajo. Ikan sapu-sapu yang dulunya yang selama ini dianggap hama dan menjadi predator bagi spesies ikan asli di danau tempe, kini bisa dimanfaatkan jadi olahan makanan dan sumber protein utama untuk pembuatan pakan ikan budi daya.

Tak sekedar cerita lagi, hal ini telah diperatekkan masyarakat Desa Mallusesalo, Kecamatan Sabbangparu pada kegiatan pelatihan pengolahan pakan dari Ikan Sapu-Sapu yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Wajo bekerjasama dengan Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud, didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo, Ir Nasfari, Rabu (3/11/2021).

Amran Mahmud pada kesempatan itu mengatakan, ikan sapu-sapu atau biasa disebut ikan tokek yang dulunya menjadi wabah dan musuh nelayan kita bisa dimanfaatkan.

“Sebelumnya sudah dilakukan penelitian, dan ikan sapu-sapu ini mengandung protein cukup tinggi. Hasil olahannya bisa dibuat tepung, abon, nugget,  bakso dan juga sebagai pakan ikan dan itik,” kata Amran.

Suami Sitti Maryam ini pun berharap, dengan adanya pelatihan ini masyarakat bisa menyerap ilmu dan berbagi ke warga lain, sehingga ada nilai ekonomis yang bisa didapat dari ikan tokek.

“Karena ini kalau diolah dengan baik bisa menghasilkan uang. Jadi ikan tokek yang dulunya menjadi tidak bernilai, sekarang bisa bernilai ekonomi,” ujarnya.

Amran Mahmud pun mengucapkan selamat mengikuti pelatihan kepada seluruh peserta. Dirinya berharap, para peserta nantinya bisa memanfaatkan ilmu yang diperoleh dengan baik.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo, Ir Nasfari menyebut, telah melakukan dua kali riset untik ikan sapu-sapu ini.

“Riset pertama bisa jadi olahan seperti dibuat olahan, bakso, abon dan nugget. Kedua, dapat dimanfaatkan menjadi tepung ikan dan sumber protein utama untuk pembuatan pakan bagi ikan budi daya,” sebutnya.

Untuk diketahui, kegiatan pelatihan pengolahan pakan dari Ikan Sapu-Sapu diikuti sekitar 80 peserta dari masyarakat nelayan pesisir Danau Tempe.(*)

Berita Terkait

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa
Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu
Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi
Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:15 WIB

Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Patmor Polresta Mamuju Sikat Knalpot Brong, Balapan Liar Nihil!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:09 WIB