Wagub Sulbar Harap, Pameran Kreativitas Bhayangkari Munculkan Daya Saing

- Jurnalis

Senin, 13 Desember 2021 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYAATA.CO|Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Enny Anggraeny Anwar membuka acara Lomba dan Pameran Kreativitas Bhayangkari Daerah Sulbar di Mapolda Sulbar, Senin, 13 Desember 2021. Kegiatan tersebut mengusung tema” Pesona Kain dan Tenun Sulbar .

Lomba dan Pameran Kreativitas Bhayangkari Daerah Sulbar itu turut disaksikan   Kapolda Sulbar , Irjen Pol. Eko Budi Sampurno dan Ketua Bhayangkari Sulbar Ny. Nenny Eko Budi S.,  Ketua Persit Korcab Korem 142 Tatag , Ny . Purwitasari Firman dan undangan lainnya.

Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar menyambut baik pelaksanaan kegiatan itu, yang mana merupakan upaya meningkatkan kreativitas Bhayangkari dan wujud kecintaan pada warisan budaya Indonesia. Disamping itu, juga sebagai upaya nyata dalam meningkatkan potensi UMKM di Sulbar.

“Melalui kegiatan  lomba dan pameran ini yang diprakarsai oleh Bhayangkari Daerah Sulbar, kita harapkan dapat menjadi inspirasi bagi kita  untuk ikut serta secara aktif dalam pelestarian dan pengembangan inovasi, sehingga semakin meningkatkan kualitas tenun dan hasil kreasi berbahan dasar tenun Sulbar, agar nantinya dapat menjadi komoditi yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Sulbar,”ucap Enny

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan memunculkan kreativitas dan daya saing untuk melahirkan kreasi kerajiinan dan produk berbahan dasar tenun.

“Kita akan menyaksikan hasil ciptaan karya seni dan ekspresi dari para peserta lomba dan desainer yang diharapkan dapat menambah wawasan dan inspirasi kita dan terutama meningkatkan keciantaan kita terhadap kain tenun Sulbar. Demikian pula dengan kegiatan pameran yang mengundang para kreator kerajinan, sehingga dapat menjadi sarana promosi dan tidak tertutup kemungkinan akan lahir jaringan-jaringan usaha yang saling menguntungkan antara perajin. Kita juga sebagai penonton mendapatkan kemudahan untuk menjangkau hasil kerajinan dan produk yang berkualitas,”katanya

Disampaikan, keragaman budaya di Sulbar melahirkan beraneka ragam corak kain dan tenun, diantaranya, tenun Sekomandi, tenun Sure Mandar dan tenun Sabuq Mamasa.

“Keindahan tenun khas Sulbar ini harus dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda Sulbar, sehingga menimbulkan rasa cinta dan bangga  terhadap warisan budaya daerah Sulbar,”pungkas Enny

Mengenai potensi UMKM di Sulbar saat ini, Enny mengungkapkan, menurut data Dinas Koperindagkop Sulbar jumlahnya mencapai 6,693 usaha dan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak yaitu 8.570 orang.

“Walaupun sebahagian besar belum memiliki surat ijin usaha, namun secara signifikan meningkatkan perekonomian Sulbar, bahkan menurut data BPS melalui publikasi “Industri Mikro dan Kecil di masa pandemi Covid-19 2020”, menjelaskan bahwa Sulbar  pada Triwuan I, II, III dan IV Tahun 2020 masih mampu mengalami pertumbuhan positif, yang mana pada Tahun 2020 hampir seluruh provinsi pada sektor industri mikro dan kecil mengalami pertumbuhan negatif akibat pembatasan kegiatan karena pandemi Covid-19,”ungkap Enny

Ketua Bhayangkari Sulbar Ny. Nenny Eko Budi S. mengatakan, Sulbar memiliki budaya yang indah. Salah satunya kain tenun tradisional yang merupakan warisan budaya dan menjadi ikon pariwisata.

“Motifnya yang khas membuat saya jatuh cinta pada keunikan pola serta pembuatannya yang masih tradisional menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM),”tutur Nenny

Nenny bersyukur kain khas Sulbar sudah ditetapkan sebagai salah satu dari 33 kain tradisional warisan budaya Indonesia.

“Sebagai cinta kasih kepada Sulbar, Bhayangkari Sulbar melaksanakan lomba kreatif baju pesta dan baju harian dengan menggunakan tenun. Hasil kreasi ini dikerjakan sendiri oleh Bhayangkari, tentu saja masih sederhana tetapi kami melihat potensi yang bisa dikembangkan lebih jauh,”Punglasnya

Berita Terkait

Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan
Gaji PPPK Sulbar Jadi 12 Bulan di 2026, Ke-13 dan Ke-14 Menyusul, Sekda Junda Maulana: Jangan Ragukan Kepedulian Pimpinan
Dojang Kantor Gubernur Sulbar Juara Umum II Manakarra Taekwondo Festival VI 2026
PKN II 2026 Dipacu! BPBD Sulbar Siapkan Inovasi DESTANA Kolaborasi Hadapi Bencana
Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Polman Dikebut, Pemprov Sulbar Minta Utamakan Kualitas
Gubernur SDK Optimistis Mamuju Kian Maju, Tekankan Kolaborasi dan Penataan Kota
Hari Jadi Mamuju ke-486, Gubernur SDK Sampaikan Nasihat Leluhur dalam Bahasa Mamuju
Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:18 WIB

Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:51 WIB

Dojang Kantor Gubernur Sulbar Juara Umum II Manakarra Taekwondo Festival VI 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:24 WIB

PKN II 2026 Dipacu! BPBD Sulbar Siapkan Inovasi DESTANA Kolaborasi Hadapi Bencana

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:49 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Polman Dikebut, Pemprov Sulbar Minta Utamakan Kualitas

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:40 WIB

Gubernur SDK Optimistis Mamuju Kian Maju, Tekankan Kolaborasi dan Penataan Kota

Berita Terbaru