Pembangunan Program Penanganan Kawasan Kumuh di Amessangeng Wajo Kini Telah Dirampungkan

- Jurnalis

Rabu, 22 Juni 2022 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo berkomitmen untuk berkolaborasi melakukan penanganan kawasan kumuh, seperti membenahi infrastruktur.

Khusus tahun ini, Pemprov Sulsel melalui  Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan (Perkimtan), sudah mengalokasikan anggaran sekira Rp189 juta untuk perbaikan drainase dan Rp186 juta untuk jalan paving blok di lokasi yang menjadi program penanganan kawasan kumuh di Ammessangeng, Kelurahan Lamaddukelleng, Kecamatan Tempe.

Saat peninjauan lokasi pembangunan, Bupati Wajo Amran Mahmud  menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulsel yang memberi perhatian ke Wajo untuk penanganan kawasan kumuh, khususnya yang ada di Kota Sengkang.

“Pemkab Wajo akan selalu mendukung setiap pelaksanaan penanganan kawasan kumuh. Dan semoga apa yang dibangun dari program Kotaku ini bisa menjadi salah satu ikon baru. Kita juga berharap, Pemprov Sulsel melalui Dinas Perkimtan, menempatkan lagi beberapa program  di wilayah lainnya di Wajo,” kata Amran Mahmud saat mendampingi Kepala Dinas Perkimtan Sulsel, Iqbal Suhaeb dan rombongan di lokasi pembangunan program penanganan kawasan kumuh, Rabu (22/6/22).

Menurutnya, penuntasan kawasan kumuh diharapkan akan membawa perubahan bagi Wajo. Termasuk bagaimana terus mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Perkimtan Sulsel, Iqbal Suhaeb menilai, program penanganan kawasan kumuh di Amessangeng, Kelurahan Lamaddukelleng telah tepat sasaran. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk memelihara dan menjaganya.

“Semoga ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Bangunannya juga dipelihara,” ujar Iqbal yang juga mantan Plt Walikota Makassar.

Pihaknya, lanjut dia akan berusaha untuk terus melakukan penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Wajo, khususnya di Kota Sengkang sesuai kewenangannya.

Sementara itu, Kepala Disperkim Wajo, Andi Aso Ashari mengurai, tujuan dari program ini adalah untuk penanganan kawasan penanganan kumuh di Kota Sengkang. “Kita berharap Kelurahan Mattirotappareng juga bisa mendapat anggaran dan program serupa tahun depan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru