Dugaan Pengaturan Proyek di ULP, Ini Respon Tipikor Polres Wajo dan Bupati

- Jurnalis

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanit Tipikor polres Wajo Iptu Syarifuddin

Kanit Tipikor polres Wajo Iptu Syarifuddin

WAJO — Kepolisian Resor (Polres) Wajo memberikan respons terkait dugaan persekongkolan atur mengatur pemenang proyek di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Wajo.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Wajo, Iptu Syarifuddin mengatakan, pihak kepolisian telah menerima laporan terkait adanya dugaan persekongkolan dalam menentukan pemenang tender.

Dalam laporan itu, nama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Wajo, Taufik Razak diduga ikut terseret.

“Kami telah menerima laporan terkait kasus persekongkolan lelang proyek. Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan,” ujarnya, Jumat (26/8/2022)

Berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian, salah satu proyek yang diduga telah diatur oleh Taufik Razak yakni pada saat proses lelang yaitu proyek pembangunan Jembatan Soreanglopie di Kecamatan Belawa menelan anggaran fantastis. Sebesar Rp14.121.167.000 di APBD 2022.

Akibatnya, pekerjaan jembatan di Sungai Bila ini mengalami keterlambatan. Bahkan penyedia jasa, telah menerima Surat Peringatan (SP) 1, Rabu, 10 Agustus lalu dan terancam putus kontrak. Sebab realisasi fisik tidak sebanding dengan waktu terpakai.

“Terlebih dahulu tentu kami akan melakukan sejumlah pemeriksaan dan mengambil keterangan sejumlah pihak yang terkait,” bebernya

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Wajo, Taufik Razak, belum berhasil ditemui. Ruangan tempat biasa ia bekerja sejak dua hari terakhir ini kosong tak berpenghuni. Bahkan no handphone pribadi miliknya tak kunjung aktif.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, angkat bicara. Bahkan ia akan melakukan pengecekan langsung terkait dugaan persekongkolan atur mengatur pemenang proyek yang dilakukan bawahannya

“Saya akan melakukan pengecekan langsung untuk mencari tahu kebenarannya,” katanya

Ia juga menyayangkan dugaan itu mencuat ke publik, sebab semenjak ia menjadi orang nomor satu di Kabupaten Wajo, Amran selalu menekankan kepada sekuruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Wajo untuk bekerja secara profesional

“Selama ini saya selalu tekankan ke semua jajaran Pemkab Wajo agar semua bekerja profesional sesuai dengan aturan,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Berita Terbaru