112 Orang diringkus selama operasi Pekat, Kapolda Sulbar beberkan kasusnya

- Jurnalis

Senin, 29 Agustus 2022 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Sebanyak 61 kasus kriminal dan 112 orang pelaku kriminal berhasil diringkus oleh Polda Sulbar dan jajaran dalam operasi kepolisian Penyakit Masyarakat (pekat) Marano 2022 yang berlansung selama 2 pekan sejak tanggal 16 hingga 28 Agustus 2022.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Verdianto I. Bitticaca yang didampingi Direktur Kriminal umum Kombes Pol I Nyoman Artana, Direktur Kriminal Khusus Kombespol Afrizal dan Kabid Humas Kombes Pol Syamsu Ridwan, Senin (29/08/22).

Dalam jumpa persnya di hadapan para awak media, Jenderal bintang dua ini menjelaskan bahwa kasus terbanyak yang berhasil di ungkap adalah perjudian online sebanyak 16 kasus, kemudian kasus minuman keras sebanyak 14 kasus, 12 kasus pencurian, 5 kasus penganiayaan dan perampasan, 4 kasus Curanmor, 2 kasus pengeroyokan, 2 kasus migas, 1 kasus sajam, 1 kasus pencurian dengan pemberatan dan 1 kasus pemerasan.

Selain itu, operasi ini juga berhasil mengungkap 2 kasus prostitusi online di wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamuju utara dimana salah satu pelakunya adalah ibu rumah tangga.

“Total pelaku yang berhasil kita amankan itu ada 112 orang dari 61 kasus kriminal selama operasi pekat marano 2022”, Pungkas orang nomor satu di Polda Sulbar ini.

Mantan Kakorps Polairud Baharkam Polri ini juga merincikan barang bukti yang berhasil disita adalah uang tunai senilai Rp 37.225.000,-, 47 unit handphone, 26 unit sepeda motor, 2 unit mobil, 1237 liter minuman keras dari berbagai jenis, 1 buah badik, 9 ekor ayam dan 1084 liter Bahan bakar minyak.

Saat ditanya soal kemungkinan adanya oknum aparat yang terlibat dalam kasus kriminal, Ia mengeaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku kepada oknum tersebut tanpa tebang pilih.

“Tolong teman-teman media kasihkan kami informasi Kalau ada oknum yang terlibat, kami akan bina oknum tersebut namun tetap diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku, kalau sudah tidak bisa dibina yah kita pecat saja”, Tegas Kapolda Sulbar.(*)

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Berita Terbaru