POLMAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polman menerima aspirasi Alainsi Serikat Mahasiswa & Masyarakat yang menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Jumat 2 September 2022.
Hadir, H. Amiruddin SH Wakil Ketua DPRD I, Hamzah Samsuddin Wakil Ketua DPRD II dan Ir. Fariduddin Wahid M.Si Anggota DPRD Polman.
“Hari ini kami menerima dan sekaligus menyetujui apa yang sudah disampaikan direkomendasikan oleh adik-adik mahasiswa dan Kami bertiga sudah bertanda tangan dalam bentuk tanggung jawab Kami sebagai perwakilan masyarakat Polewali Mandar untuk meneruskan apa yang sudah disampaikan melalui perwakilan DPRD Kabupaten Polewali Mandar,” Kata Amiruddin SH, saat menerima sejumlah massa aksi.
Berikut Ada 4 poin tuntutan yang disampaikan:
1 menolak dengan tegas wacana kenaikan BBM bersubsidi karena akan berdampak pada lonjakan inflasi dan semakin menyengsarakan rakyat
2 perlu ada revisi soal Perpres nomor 191 tahun 2014 tentang penyediaan pendistribusian dan jual eceran harga bahan bakar minyak untuk mempertegas pihak-pihak yang berhak menerima subsidi agar tetap tepat sasaran
3 mendesak pemerintah bersungguh-sungguh memberantas mafia BBM dan migas
4 mendesak DPRD Kabupaten Polewali Mandar agar tetap bersama masyarakat Polman sebagai yang diwakilkan untuk bersama-sama menolak kebijakan kenaikan BBM bersubsidi










