Miliki Potensi Besar, Mentan SYL Dorong Sulbar Bisa Ekspor Langsung

- Jurnalis

Minggu, 8 Desember 2019 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA.CO — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak semua pihak untuk bekerja sama. Kerja sama itu, kata Syahrul, bertujuan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dapat mengekspor berbagai produk termasuk komoditas pertanian secara langsung.

Dengan cara ini maka pemerintah daerah dan masyarakat dapat menerima keuntungan yang lebih besar, kata pria yang akrab disapa SYL.

“Terima kasih saya sudah diundang untuk hadir pada acara pelepasan ekspor di Sulbar. Saya bangga dengan petani, pelaku usaha agribisnis dan dinas terkait semua yang telah mampu ekspor. Ini membuktikan pesan Bapak Presiden untuk ekspor dan investasi telah sampai. Kita kawal dan tingkatkan terus,” tuturnya saat melepas ekspor produk turunan sawit (RBD Palm Olein) dan pisang kepok masing-masing untuk tujuan Cina dan Malaysia di halaman SMK Kakao Sulawesi Barat di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu (7/12/2019).

Berdasarkan data dari sistem automasi perkarantinaan, IQFAST di wilayah kerja Karantina Pertanian Mamuju, komoditas unggulan ekspor dari Sulwesi Barat sendiri berasal dari Kabupaten Pasang Kayu, Mamuju Tengah dan Mamuju yang didominasi turunan olahan sawit berupa RBD Palm Olein, RBD Palm Stearin dan Palm Kernel Oil dengan tujuan ekspornya ke Cina dan Jepang.

Selain itu, dari data lalu lintas yang ada, Provinsi Sulbar sendiri memiliki beberapa potensi komoditas unggulan lain. Hal itu sangat disayangkan karena selama ini hanya dilalu lintaskan ke daerah lain yang kemudian untuk diekspor kembali.

Seperti rumput laut, yaitu sebanyak 105,6 ribu ton (potensi ekspor pada 2019) dengan tujuan ekspor ke China, Argentina, Australia, Jerman, Prancis, Belanda dll, namun masih melalui Makassar.

Komoditas lainnya di antaranya kacang mede sebanyak 26 ribu ton dengan tujuan ekspor ke China, UEA, Belgia, Australia, Jerman, Belanda, Turki. Sedangkan kakao biji yang mencapai 12,8 ribu ton diekspor dengan tujuan ke China, Jepang, Jerman, Belanda, Rusia dan Amerika. Sarang burung walet juga memiliki potensi ekspor yaitu sebanyak 212,5 kg dengan tujuan pengiriman ke Hong kong, Malaysia, Singapura dan Taiwan.

Mentan SYL mengajak agar kita juga bersyukur. Sebab, komoditas pisang kepok dari petani di Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah juga ternyata memiliki potensi yang besar. Meskipun saat ini ekspornya masih melalui pelabuhan lain.

Hal demikian lah menurut Mentan SYL yang perlu didiskusikan bersama, baik terkait penyediaan produknya maupun kemudahan distribusi barangnya.

“Kita tidak boleh jalan masing-masing, harus sama-sama seirama agar tujuan mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern bisa terwujud dan memberi kemaslahatan bagi masyarakat,” terangnya.

SYL menyampaikan bahwa ekspor sawit yang pernah mengalami kelesuan selama dua tahun karena diterpa isu negatif juga menjadi pembelajaran bersama. Agar giat peningkatan ekspor produk pertanian tersebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun harus dikerjakan bersama.

“Dibandingkan tahun 2018, ekspor produk turunan sawit dari Sulbar telah meningkat tajam yaitu menjadi 17,8 ton dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 24 ribu ton,” ungkap Mentan SYL saat melepas ekspor produk turunan sawit sebanyak 12 ribu ton, atau senilai Rp97,8 milyar.

Berita Terkait

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan
Gaji PPPK Sulbar Jadi 12 Bulan di 2026, Ke-13 dan Ke-14 Menyusul, Sekda Junda Maulana: Jangan Ragukan Kepedulian Pimpinan
Dojang Kantor Gubernur Sulbar Juara Umum II Manakarra Taekwondo Festival VI 2026
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Membangun Generasi Hebat Dimulai dari Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kasih Sayang
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:18 WIB

Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:51 WIB

Dojang Kantor Gubernur Sulbar Juara Umum II Manakarra Taekwondo Festival VI 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 05:59 WIB

Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru

Berita Terbaru