Iklan Google AdSense

Pj Bahtiar Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Di Pasar Baru Polman, Lebih Banyak Ngobrol dengan Pedagang

- Jurnalis

Kamis, 30 Mei 2024 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Setelah menemui korban terdampak longsor di Kabupaten Mamasa, Pj Gubernur Sulawesi Barat melanjutkan kunjungan kerja di Kabupaten Polewali Mandar. Seperti diketahui Pj Bahtiar ke Mamasa membawa bantuan logistik bagi korban bencana di Kecamatan Aralle, Bambang, Pana dan Mambi.

Iklan Bersponsor Google

Hari ini Kamis 30 Mei 2024 Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin tiba di Polewali dan langsung melakukan kunjungan ke Polewali Mandar dengan berbagai agenda. Pada kunjunga kerja perdana di daerah yang berbatasan langsung dengan Sulsel ini Pj Bahtiar mengunjungi Pasar Baru Polewali didampingi Pj Bupati Polman Ilham Borahima, pimpinan Forkopimda, jajaran Pemprov dan Pemkab Polman.

Dalam kunjungannya, Pj Bahtiar memasuki setiap setapak pasar lalu bercengkrama dengan para pedagang. Seperti pedagang telur, sayuran, ikan, tomat dan lainnya. Bahtiar hendak mengecek langsung dan mengetahui harga di pasaran.

Baca Juga :  Sekkab Pasangkayu Terima DIPA dan Dana Transfer Dari Gubernur Sulbar

“Kita ingin memastikan harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan signifikan. Tadi mulai harga ikan cakalang, katombo, sampai banjar relatif stabil harganya rata-rata Rp 25 ribu per kilo gram,” kata Bahtiar.

Begitupun, harga bawang merah, cabe, hingga telur juga relatif stabil harganya. Apalagi saat ini inflasi di Sulbar sangat bagus masuk 10 besar dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Jadi kita bukan hanya bicara menekan inflasi, tapi bagaimana harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan signifikan dan tidak mengalami penurunan. Harganya mesti stabil,” bebernya.

Baca Juga :  Jadi TPS Loksus, Rutan Majene Saksikan Debat Pamungkas Pilgub Sulbar 2024

Salah satu, pedagang telur Jumraeni mengungkapkan harga telur saat ini realitif turun di pasaran.

“Sudah tidak mengalami kenaikan, harganya sekarang telur sudah Rp 50 ribu per rak. Begitu juga gula merah yang saya jual tidak mengalami kenaikan,” ucap Jumraeni.

Namun, dia berharap adanya perhatian ke para pedagang terkait tata kelola pasar.

“Kami juga dengar akan ada kenaikan karcis, semoga tidak terjadi. Semoga ada juga bantuan ke pasar biar rapi penjualan pedagang,” ujarnya.

Sedangkan, pedagang lainnya Nahida menuturkan beberapa harga komoditi sudah mengalami penurunan.

“Sekarang harga Bawang merah, cabe dan bahan pokok lainnya relatif stabil semua,” tandasnya.(rls)

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

Dinas Kesehatan Sulbar Koordinasi LP/LS Penguatan Pelayanan Anak Usia Sekolah dan Remaja
Masyarakat Sulbar Gelar Doa Istighatsah, Harap Kedamaian Indonesia Kembali
Bapperida Sulbar Dampingi Pemkab Mamasa dalam Pelaporan Rencana Aksi HAM 2025
Bapperida Sulbar Luncurkan SiKODE, Inovasi Digitalisasi Aset Berbasis QR Code
Hadiri Rakor TPID dan TP2DD, Inspektorat Siap Kawal Efektivitas Kebijakan Pengendalian Inflasi di Sulbar
Gadis Sulbar Bocor! Koperindag Kawal PUPR Percepat Renovasi Gedung Vital
BPKP Evaluasi Akses Perumahan Sulbar 2025, Perkimtan Siap Buka Data
Bapperida Sulbar Gaspol Ketahanan Pangan & Digitalisasi Keuangan Daerah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 20:12 WIB

Dinas Kesehatan Sulbar Koordinasi LP/LS Penguatan Pelayanan Anak Usia Sekolah dan Remaja

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:57 WIB

Masyarakat Sulbar Gelar Doa Istighatsah, Harap Kedamaian Indonesia Kembali

Minggu, 31 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Bapperida Sulbar Luncurkan SiKODE, Inovasi Digitalisasi Aset Berbasis QR Code

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 18:43 WIB

Hadiri Rakor TPID dan TP2DD, Inspektorat Siap Kawal Efektivitas Kebijakan Pengendalian Inflasi di Sulbar

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:11 WIB

Gadis Sulbar Bocor! Koperindag Kawal PUPR Percepat Renovasi Gedung Vital

Berita Terbaru