Logos Politika Sebut Arsal-Askary Sulit Terkejar Di Pilkada Mateng 2024

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU TENGAH – Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati, Arsal Aras-Askary Anwar, disebut sulit terkejar oleh pasangan Sahrul-Alamsyah dan Haris-Budi di Pilkada Mateng 2024.

Direktur Logos Politika, Maenunis Amin, menyebut trend elektabilitas Arsal-Askary akan semakin solid karena ditopang tiga hal penting.

“Elektabilitas Arsal-Askary ditopang setidaknya oleh tiga variabel yang dengan itu hampir sulit bisa terkejar oleh Sahrul-Alamsyah ataupun Haris-Budi. Pertama, strong voters Arsal Aras. Kedua, approval rating terhadap pemerintahan Mateng. Ketiga, Penguasaan merata daerah elektoral Arsal-Askary.” Ujar Maenunis.

Ia lebih lanjut mengurai tiga variabel kokohnya elektabilitas Arsal-Askary berdasarkan tiga time line survei.

“Arsal Aras konsisten menang di fase survei perseorangan versi Indikator bulan Desember 2023 sebesar 51,%. Pada fase simulasi berpasangan, Arsal-Askary tetap memuncaki survei mencapai 51,3% meninggalkan Sahrul-Alamsyah yang mendapat 8,9% ataupun Haris-Irfan sebesar 5,7% sedangkan yang belum memberikan pilihan sebesar 34,1%. Ini menunjukkan bahwa strong voters Arsal Aras sudah sangat solid.” Imbuhnya.

Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Aras-Amin jasa dinilai akan memberi penguatan terhadap pasangan ikut Arsal-Askary yang mengusung tagline keberlanjutan.

“Approval rating pemerintahan Aras-Amin versi Truth Indonesia yang mencapai 65,6% dan versi survei LSI pada bulan Juli 2024 menemukan approval rating Bupati Aras Tammauni mencapai 73,8%. Ini akan memperkuat trend elektabilitas Arsal-Askary yang mengusung tagline keberlanjutan.” Ujar Maenunis.

Lebih meratanya penguasaan dapil pemilihan Mamuju Tengah menjadi indikator elektabilitas pasangan Arsal-Askary disebut sulit terkejar.

“Arsal Aras (sebelum fase berpasangan) sudah merata mendominasi di atas 50% selain 2 kecamatan Budong-Budong dan Karossa yang masih di bawah 50%. Masuknya Askary Anwar dan koalisi partai serta kian massifnya pergerakan relawan, akan mampu memberi kontribusi elektoral khususnya di Budong-budong dan Karossa.” Sebutnya.

Maenunis menilai dalam 2 bulan sisa hari pencoblosan, trend naik turun elektabilitas masing-masing pasangan maksimal 5%.

“Normalnya dalam 3 bulan trend pergerakan elektoral itu maksimal 5% saja. Pada bulan Oktober-November nanti, undecided voters tersisa sekitar 15% yang kalau probabilitasnya didistribusi normal maka itupun mayoritasnya akan ke Arsal-Askary. Artinya juga, Arsal-Askary sudah hampir sulit terkejar oleh Sahrul-Alamsyah maupun Haris-Budi.” Pungkas Maenunis.

Berita Terkait

Bupati Arsal Aras Tinjau Pemancar TVRI Mateng, Siap Dukung Siaran Piala Dunia 2026
TVRI Sulbar Hadirkan TX Topoyo, Warga Mamuju Tengah Segera Nikmati Siaran Piala Dunia 2026
Hanura Sulbar Solid, Andi Dody Hermawan Pimpin DPD Secara Aklamasi
AHY Tegaskan Demokrat Sulbar Harus Solid Menuju Kemenangan 2029
Demokrat Siap Terbitkan Rekomendasi Wagub Sulbar, SDK Sebut Kandidat dari Polman
Sekjen DPP Apresiasi Musda Demokrat Sulbar 2026, Sejumlah Tokoh Gabung Perkuat Barisan SDK
Musda V Demokrat Sulbar, Sejumlah Tokoh Gabung Partai
Demokrat Mamuju Ditarget Tambah Kursi, SDK Bidik 200 Ribu Suara di Pemilu 2029
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Arsal Aras Tinjau Pemancar TVRI Mateng, Siap Dukung Siaran Piala Dunia 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 18:38 WIB

TVRI Sulbar Hadirkan TX Topoyo, Warga Mamuju Tengah Segera Nikmati Siaran Piala Dunia 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:05 WIB

Hanura Sulbar Solid, Andi Dody Hermawan Pimpin DPD Secara Aklamasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:41 WIB

AHY Tegaskan Demokrat Sulbar Harus Solid Menuju Kemenangan 2029

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Demokrat Siap Terbitkan Rekomendasi Wagub Sulbar, SDK Sebut Kandidat dari Polman

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB