Tingkatkan Kapasitas Pengolahan Susu Sapi Perah, Pj Ketua TP PKK Sulbar Kunker ke Jabar

- Jurnalis

Sabtu, 23 November 2024 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI – Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejarteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Sofha Marwah Bahtiar melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Jawa Barat (Jabar), Kamis, 21 November 2024.

Dalam kunker yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas, terutama terkait pengolahan susu sapi perah, Sofha Marwah Bahtiar diterima langsung oleh Pj TP PKK Jabar, Amanda Soemedi Bey Machmudin di Mall Pelayanan Publik Kota Cimahi.

Pada kunker itu juga, TP PKK Provinsi Sulbar ingin memetik ilmu dan pengalaman dari Sentra Susu Cipageran Sapi Mandiri yang telah menghadirkan produk olahan susu sapi perah, seperti keju, yoghurt dan sabun mandi.

Sofha Marwah Bahtiar mengungkapkan, pihaknya ingin belajar banyak dari TP PKK Jabar. Ia juga memperkenalkan kondisi geografis Sulbar yang merupakan provinsi ke 33 di Indonesia, memiliki enam kabupaten dengan karakteristik yang berbeda satu sama lain.

“Kami dari Sulbar, menganggap penting untuk berkunjung di kampong mandiri, kampong Sapi ini, karena sejujurnya di Sulbar, populasi sapi cukup besar. Namun, model pemeliharaan dan pengelolaan yang perlu didalami,” kata Sofha Marwah Bahtiar.

Sesungguhnya, kata dia, peternakan bukan hanya sekedar aktivitas ekonomi, tapi juga memiliki banyak manfaat startgeis bagi masyarakat dan berkaitan dengan ketahan pangan, serta peluang ekonomi, bahkan pelesatarian lingkungan.

“Dengan luas laut kurang lebih 20.343 km dan panjang garis pantai 19.000 km, menjadikan Sulbar sebagai daerah dengan potensi perikanan yang besar,” ungkapnya.

Sofha Marwah Bahtiar pun optimis, dengan mengkolaborasikan antara kekuatan laut, yakni ikan dan kekuatan darat, dengan daging segar dari sapi, maka ketahanan pangan akan semakin baik ke depan. Sehingga, pencegahan stunting dan gizi buruk akan semakin baik.

“Semakin baik pangannya, maka akan semaikn baik pula generasinya. Semakin berkualitas generasinya, maka Sulbar akan semakin sejahtera dan bahagia,” tutur Sofha Marwah Bahtiar.

Berita Terkait

Tingkatkan Mutu Lulusan, 20 Mahasiswa Prodi D3 Gizi Poltekkes Kemenkes Mamuju Ikuti OSCE
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Junda Maulana Tegur Keras ASN Sulbar: Disiplin Harus Dimulai dari Pimpinan
Kemiskinan 10,18 Persen, Sekda Sulbar Minta ASN Bergerak Cepat
Junda Maulana Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulbar, 450 Siswa Mulai Belajar
Kuliner Mandar Curi Perhatian Wisatawan Asing di Jakarta
DPRD Pasangkayu Belajar Tata Kelola Aspirasi ke DPRD Sulbar
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:03 WIB

Tingkatkan Mutu Lulusan, 20 Mahasiswa Prodi D3 Gizi Poltekkes Kemenkes Mamuju Ikuti OSCE

Senin, 7 September 2026 - 18:47 WIB

BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana

Senin, 7 September 2026 - 18:44 WIB

Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi

Senin, 7 September 2026 - 14:15 WIB

Junda Maulana Tegur Keras ASN Sulbar: Disiplin Harus Dimulai dari Pimpinan

Senin, 7 September 2026 - 14:14 WIB

Kemiskinan 10,18 Persen, Sekda Sulbar Minta ASN Bergerak Cepat

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Truk Tangki Hantam Fuso di Karossa, Polantas: Utamakan Keselamatan

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:03 WIB