Kuliner Mandar Curi Perhatian Wisatawan Asing di Jakarta

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Cita rasa khas Sulawesi Barat kembali hadir di Jakarta. Melalui Anjungan Sulawesi Barat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), kuliner tradisional Mandar, Bau Piapi dan Loka Ro’do, diperkenalkan kepada masyarakat hingga wisatawan mancanegara, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah melalui kuliner tradisional. Tak hanya masyarakat Indonesia, sajian khas Sulawesi Barat itu juga menarik perhatian wisatawan mancanegara asal Australia, China, dan Korea yang berkesempatan mencicipi langsung hidangan tersebut.

Bau Piapi menjadi salah satu kuliner yang mendapat perhatian. Hidangan khas masyarakat Mandar itu dikenal dengan cita rasa gurih serta racikan bumbu yang menjadi karakter tersendiri dalam masakan tradisional Sulawesi Barat.

Selain Bau Piapi, Loka Ro’do turut disajikan untuk memperkenalkan keberagaman kuliner tradisional Sulawesi Barat. Sajian berbahan dasar pisang tersebut memberikan pengalaman kuliner berbeda bagi para pengunjung, khususnya wisatawan asing yang baru pertama kali mengenal makanan khas Mandar.

Antusiasme tampak saat wisatawan mencicipi kedua hidangan tersebut. Bagi mereka, pengalaman itu bukan sekadar menikmati makanan, tetapi juga menjadi pintu untuk mengenal lebih dekat budaya dan tradisi masyarakat Sulawesi Barat.

Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Gemilang Sukma, mengatakan Anjungan Sulawesi Barat di TMII merupakan ruang strategis untuk mempromosikan berbagai potensi daerah di tengah masyarakat Jakarta maupun wisatawan dari berbagai negara.

Menurutnya, kuliner memiliki kekuatan tersendiri sebagai media promosi budaya karena setiap makanan tradisional membawa cerita tentang bahan, proses pengolahan, tradisi, serta kehidupan masyarakat yang melahirkannya.

“Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat akan terus mendorong pengenalan potensi daerah melalui berbagai kegiatan di Jakarta, baik di bidang budaya, pariwisata, ekonomi kreatif maupun kuliner,” ujar Gemilang.

Ia menilai kehadiran wisatawan mancanegara di Anjungan Sulawesi Barat menjadi peluang untuk memperkenalkan identitas dan potensi daerah secara langsung kepada publik internasional.

Promosi Bau Piapi dan Loka Ro’do di TMII diharapkan mampu memperluas pengenalan kuliner Sulawesi Barat, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga hingga mancanegara.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat upaya memperkenalkan budaya Mandar sebagai bagian penting dari identitas Sulawesi Barat. Melalui kuliner, masyarakat dari berbagai daerah dan negara dapat mengenal Sulawesi Barat dengan cara yang sederhana namun berkesan.

Upaya promosi itu juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam memperkuat promosi potensi daerah, pariwisata, ekonomi kreatif, serta kekayaan budaya Sulawesi Barat agar semakin dikenal masyarakat luas.

Dari Anjungan Sulawesi Barat di TMII, Bau Piapi dan Loka Ro’do bukan sekadar disajikan sebagai makanan tradisional. Keduanya menjadi bagian dari cerita tentang Sulawesi Barat yang terus dibawa ke panggung nasional dan diperkenalkan kepada dunia.

Berita Terkait

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga
Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju
Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!
Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar
Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian
Karateka Se-Indonesia Adu Prestasi di Mamuju, SDK: Generasi Muda Harus Berjiwa Juang!
Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:41 WIB

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian

Berita Terbaru