Warga Tabang Serbu Gerakan Pasar Murah Pemprov Sulbar, Lurah : Membantu Warga Kami

- Jurnalis

Minggu, 9 Februari 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA — Warga Kecamatan Tabang Kabupaten Mamasa sejak pagi, Minggu 9 Februari 2025 berkumpul di halaman rumah adat tokoh masyarakat Tabang, Mamasa. Di tempat inilah akan berlangsung Gerakan Pangan Murah (GPM) yang pertamakalinya dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat. GPM ini merupakan program Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Prov Sulbar bersama Dinas Ketahanan Pangan Pemda Mamasa.

Menurut Kadis Ketapang Abdul Waris, GPM ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan harga bahan pokok yang jauh lebih murah dibanding harga di pasaran. Misalnya harga beras, harga telur ayam, minyak goreng, cabe, sayuran serta harga bahan pokok lainnya.

Kali ini GPM di Tabang sedikit berbeda dibanding GPM lainnya. Sebab pihak Bulog memberikan discount khusus terhadap harga beras dan minyak goreng. Akibatnya tak cukul dua jam, bahan pokok habis terjual. Hal ini terlihat di mana silih berganti keluar masuk warga membawa barang belanjaannya.

“Tadi beras habis sebanyak 1,2 ton. Telur sisa 1 rak. Selebihnya semua nya habis karena diminati oleh warga” ungkap Ir.Abdul Waris.

Sementara itu Lurah Kelurahan Tabang, Intan Sip mengaku gembira sebab baru kali ini berlangsung GPM di daerahnya. Dia yang juga alumni IPDN terharu melihat warganya yang antri dan semangat membeli bahan pokok untuk kebutuhan rumah tangga mereka.

“Sangat luar biasa pak. Bapak Pj Gubernur menggelar pangan murah di tempat kami” ucap Intan.

Sementara itu, warga Tabang lainnya gembira sebab berlangsung gerakan pangan murah. Setidaknya untuk meringankan masyarakat Tabang membeli bahan kebutuhan dapur mereka yang lebih murah.
“Saya senang dapat kunjungan ke kampung kami. Apalagi ada pasar murah” ujar Tandebinanga, warga Tabang.

Gerakan Pangan Murah setiap saat dilakukan oleh Pemprov Sulbar. Bukan hanya untuk membantu warga karena harga murah tetapi juga untuk menekan inflasi di Sulbar. (Rls)

Berita Terkait

Gubernur Sulbar Audiensi dengan Menteri UMKM, Dorong Revitalisasi PLUT dan Penguatan UMKM Daerah
Kalaksa BPBD Sulbar Tekankan Pentingnya Kecepatan Pengambilan Keputusan dalam Penanganan Darurat Bencana
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan
Gaji PPPK Sulbar Jadi 12 Bulan di 2026, Ke-13 dan Ke-14 Menyusul, Sekda Junda Maulana: Jangan Ragukan Kepedulian Pimpinan
Dojang Kantor Gubernur Sulbar Juara Umum II Manakarra Taekwondo Festival VI 2026
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:57 WIB

Gubernur Sulbar Audiensi dengan Menteri UMKM, Dorong Revitalisasi PLUT dan Penguatan UMKM Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:41 WIB

Kalaksa BPBD Sulbar Tekankan Pentingnya Kecepatan Pengambilan Keputusan dalam Penanganan Darurat Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:18 WIB

Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 23:16 WIB

Gaji PPPK Sulbar Jadi 12 Bulan di 2026, Ke-13 dan Ke-14 Menyusul, Sekda Junda Maulana: Jangan Ragukan Kepedulian Pimpinan

Berita Terbaru