Mantan Kades Maju Calon Ketua Koperasi Desa, Aktivis Minta Bupati Majene Selektif dan APH Didorong Turun Tangan

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE – Proses pemilihan Ketua Koperasi Desa di beberapa kecamatan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, memicu sorotan publik. Sejumlah pihak mendesak Bupati Majene untuk melakukan seleksi ketat terhadap para calon, menyusul mencuatnya nama-nama mantan kepala desa yang diduga memiliki rekam jejak buruk dan kini ikut mencalonkan diri.

Desakan ini datang dari sejumlah tokoh masyarakat dan aktivis yang menilai bahwa keterlibatan mantan kepala desa dalam kontestasi pemilihan ketua koperasi berpotensi menghambat misi perbaikan tata kelola koperasi di tingkat desa. Mereka khawatir jika para kandidat yang sebelumnya memiliki riwayat masalah dalam pengelolaan keuangan desa kembali diberi ruang mengelola dana masyarakat melalui koperasi.

“Kami minta Bupati jangan hanya menerima nama calon secara administratif, tapi perlu ditelusuri rekam jejaknya. Jangan sampai koperasi desa yang semestinya menjadi motor ekonomi masyarakat justru dikelola oleh orang-orang bermasalah,” tegas Irham Kadafi, Rabu (11/6/2025).

Lebih jauh, masyarakat juga mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk kepolisian dan kejaksaan, turun tangan melakukan penyelidikan atas rekam jejak beberapa calon yang ditengarai pernah tersandung kasus penyalahgunaan anggaran saat menjabat sebagai kepala desa.

Beberapa sumber menyebut, ada calon yang sempat diperiksa karena dugaan penyimpangan Dana Desa, namun tidak pernah diproses lebih lanjut. Hal inilah yang memunculkan keresahan di tengah masyarakat, mengingat jabatan ketua koperasi akan mengelola dana dan aset desa yang cukup besar.

Pemilihan ketua koperasi desa ini sejatinya menjadi momentum memperkuat kemandirian ekonomi warga desa. Namun tanpa seleksi yang ketat dan pengawasan yang transparan, dikhawatirkan koperasi justru menjadi lahan baru untuk praktik yang tidak sehat.

Kini, publik menanti langkah tegas Bupati Majene dan ketegasan dari APH untuk memastikan proses pemilihan berjalan bersih dan menjamin koperasi benar-benar dikelola oleh orang-orang yang berintegritas.

Berita Terkait

Bupati Majene Jemput Program Kampung Nelayan 2027, Bantuan Kapal dan Koperasi Nelayan Jadi Fokus
Bupati Majene Usulkan RS Pendidikan dan Peningkatan RS Pratama ke Kemenkes
Bupati Majene dan Kepala Daerah Sulbar Temui Kemenkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
Bupati Majene Apresiasi Deretan Prestasi Pelayanan Puskesmas Sendana
Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait
Temui Kemdiktisaintek, Forum Profesor Sulbar dan Pemda Majene Perkuat Perjuangan Pendirian Politeknik
Karyawan BRI Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Piket Fungsi dan Unit Reaksi Cepat Reskrim Polres Majene Lakukan Olah TKP
Jelang Peresmian, Ketua DPP IJS Sulbar Kunjungi Sekretariat IJS Majene
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:50 WIB

Bupati Majene Jemput Program Kampung Nelayan 2027, Bantuan Kapal dan Koperasi Nelayan Jadi Fokus

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:33 WIB

Bupati Majene Usulkan RS Pendidikan dan Peningkatan RS Pratama ke Kemenkes

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:01 WIB

Bupati Majene dan Kepala Daerah Sulbar Temui Kemenkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:16 WIB

Bupati Majene Apresiasi Deretan Prestasi Pelayanan Puskesmas Sendana

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:02 WIB

Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait

Berita Terbaru