Petani Durian Polman Hadiri Seminar Durian dan Pengukuhan Asosiasi Petani Durian Sulbar

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Sejumlah petani durian dari Kabupaten Polewali Mandar menghadiri Seminar Durian yang diselenggarakan oleh PT DGW di Hotel Berkah Mamuju. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengukuhan Asosiasi Petani Durian Sulawesi Barat, yang secara resmi dikukuhkan oleh Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, M.M.

Seminar yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan narasumber dari Tim AA Kadu Tasikmalaya serta Tim Eksplorasi Durian Nusantara perwakilan Sulselbar. Acara ini menjadi momentum penting bagi para petani dan pemerhati durian untuk menyatukan visi pengembangan durian lokal Sulawesi Barat.

Zaenal, anggota Tim Eksplorasi Durian Nusantara asal Polewali Mandar, menyambut baik kegiatan ini. “Dengan terbentuknya Asosiasi Petani Durian Sulawesi Barat, kita berharap daerah ini yang dikenal sebagai salah satu penghasil durian lokal terbaik bisa memiliki nilai tambah secara ekonomi bagi petaninya. Baik itu durian lokal unggul maupun durian premium, harus kita dorong agar bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan ekspor,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa asosiasi ini tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga diharapkan menjadi ruang edukasi bagi para petani.

“Khususnya dalam hal perawatan tanaman durian secara tepat, sehingga petani bisa meminimalisir gagal panen dan menghasilkan buah yang lebih berkualitas serta berkelanjutan,” tambahnya.

Zaenal juga mengingatkan bahwa berkebun durian tidaklah mudah dan tidak murah.

“Tanamlah semampunya, terutama dalam hal perawatan dan pemberian nutrisi tepat waktu dan sasaran. Dalam berkebun durian, yang murah hanya bibit, dan yang mudah hanya menanam,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Irham, Ketua Askab PSSI Kabupaten Polman yang juga terjun di perkebunan durian menyebut bahwa, Durian Sulawesi Barat punya potensi luar biasa. Lewat asosiasi ini, kita ingin bukan cuma membentuk wadah kumpul, tapi jadi motor penggerak peningkatan kualitas. Kita ingin petani punya akses terhadap edukasi, teknik budidaya yang tepat, dan peluang pasar yang luas. Kalau petani kuat, mutu terjaga, pasar tersedia maka kesejahteraan akan ikut naik,” ujarnya.
(Zik)

Berita Terkait

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja
Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin
DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026
Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta
Kominfo Sulbar Integrasikan Data Stunting, Perkuat Program Pastipadu 2026
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:11 WIB

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:08 WIB

Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:42 WIB

Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:50 WIB

DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB