MAMUJU – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Mamuju yang diperingati setiap 14 Juli, Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman para mantan Bupati Mamuju, Minggu (12/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antargenerasi kepemimpinan sekaligus meminta masukan demi kemajuan daerah.
Dalam agenda tersebut, Bupati Sutinah mengunjungi kediaman H. Almalik Pababari yang kini menjabat sebagai anggota DPD RI, serta kediaman Dr. H. Suhardi Duka, M.M., yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Barat. Sementara mantan Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid, belum sempat dikunjungi karena sedang berada di luar daerah.
Bupati Sutinah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tradisi yang kembali dilaksanakan setelah sebelumnya dilakukan pada peringatan Hari Jadi Mamuju tahun lalu. Selain bersilaturahmi, kunjungan itu juga menjadi kesempatan untuk menyerahkan undangan secara langsung kepada para mantan kepala daerah agar dapat menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Mamuju.
“Kunjungan ini dalam rangka Hari Jadi Mamuju. Kami bersilaturahmi sekaligus membawa undangan kepada para mantan Bupati Mamuju,” ujar Sutinah.
Ia menjelaskan, kunjungan tersebut dilakukan bersama sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah.
Menurutnya, pengalaman dan pandangan para mantan bupati menjadi bekal berharga bagi pemerintahannya bersama Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, S.T., dalam menjalankan roda pemerintahan dan menyusun arah pembangunan ke depan.
“Kami sangat membutuhkan masukan, saran, dan pengalaman dari para bupati yang pernah memimpin Mamuju. Semangat membangun daerah harus terus berlanjut dari satu generasi kepemimpinan ke generasi berikutnya,” ungkapnya.
Mantan Bupati Mamuju, H. Almalik Pababari, menyambut hangat kunjungan tersebut. Ia mengaku bangga atas inisiatif Bupati Sutinah yang tetap menjaga hubungan baik dengan para pendahulunya.
Menurut Almalik, sikap menghormati pemimpin sebelumnya merupakan budaya yang patut dipertahankan dalam pemerintahan.
“Kunjungan yang dilakukan Bupati ini adalah sebuah kewajaran, karena bagaimanapun besarnya kita, perlu mengingat siapa pendahulu kita,” katanya.
Ia juga mendoakan agar Kabupaten Mamuju terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju, bercahaya, dan mampu menjadi contoh bagi kabupaten lain di Sulawesi Barat.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Barat sekaligus mantan Bupati Mamuju, Dr. H. Suhardi Duka, M.M., memberikan pesan khusus agar Mamuju semakin memantaskan diri sebagai ibu kota provinsi.
Menurutnya, wajah Kabupaten Mamuju akan selalu menjadi cerminan kemajuan Sulawesi Barat, sehingga kebersihan, penataan kota, dan kualitas pelayanan publik harus menjadi perhatian utama.
“Ke depannya, Kabupaten Mamuju harus semakin memantaskan dirinya sebagai ibu kota provinsi. Kebersihan dan tata kota harus terus dijaga, karena apa pun yang dilakukan Sulawesi Barat, cerminannya ada di daerah ini,” tegas Suhardi Duka.
Silaturahmi menjelang Hari Jadi Mamuju tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan antar pemimpin, tetapi juga menjadi simbol kesinambungan pembangunan. Dengan mengedepankan kolaborasi dan menghargai jasa para pendahulu, Pemerintah Kabupaten Mamuju berharap semangat membangun daerah terus tumbuh demi mewujudkan Mamuju yang semakin maju, tertata, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Barat.










