Warga Diterkam Buaya di Tabolang, Tim URC Polres Mateng Langsung Datangi TKP

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU TENGAH — Seorang bocah berusia 10 tahun, Mohammad Rifki, dilaporkan diterkam buaya saat mandi di Sungai Budong-Budong, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (24/8/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Korban yang merupakan seorang pelajar itu diketahui pergi ke Sungai Budong-Budong bersama neneknya, Arbiah (60), untuk mandi.

Setibanya di lokasi, korban kemudian mandi di pinggir sungai, sementara sang nenek berada tidak jauh dari tempat korban. Setelah kurang lebih 10 menit berada di sungai, tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban.

Buaya tersebut kemudian menyeret korban ke arah tengah sungai hingga korban tidak mampu menyelamatkan diri.

Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kejadian tersebut diketahui warga setelah seorang saksi, Dirham (36), melihat korban diterkam dan diseret ke tengah sungai.

“Melihat kejadian tersebut, saksi langsung meminta bantuan kepada warga sekitar dan memberitahukan bahwa korban telah diterkam buaya,” jelasnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berdatangan ke lokasi dan bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban. Upaya pencarian dilakukan di sekitar lokasi kejadian hingga menyusuri aliran Sungai Budong-Budong.

Sekitar pukul 16.45 WITA, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang dipimpin Aiptu Ashari tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu proses pencarian dan penanganan kejadian.

Hingga berita ini ditulis, pencarian terhadap Mohammad Rifki masih terus dilakukan oleh warga setempat bersama tim yang berada di lokasi. Petugas juga melakukan pemantauan di sekitar aliran Sungai Budong-Budong guna menemukan keberadaan korban.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat aktivitas warga, khususnya anak-anak, di sekitar aliran sungai yang menjadi habitat satwa liar seperti buaya memiliki risiko keselamatan yang tinggi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas mandi atau bermain di lokasi sungai yang diketahui menjadi habitat buaya, terutama tanpa pengawasan orang dewasa.

Berita Terkait

Polresta Mamuju Bongkar Penipuan Ritual Penggandaan Uang, Korban Rugi Rp80 Juta!
Wujudkan Polri Bersama Masyarakat, Kapolresta Mamuju Pimpin Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari di Jalan Raya
Tanpa Media Massa, Polisi Bersama Masyarakat Akan Buta
Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat
Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat
Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasakan Masyarakat
Edukasi Hukum Sejak Dini, Ditbinmas dan Bidkum Polda Sulbar Bedah KUHP-KUHAP di SMAN 2 Mamuju
Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Polresta Mamuju Bongkar Penipuan Ritual Penggandaan Uang, Korban Rugi Rp80 Juta!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wujudkan Polri Bersama Masyarakat, Kapolresta Mamuju Pimpin Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari di Jalan Raya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Tanpa Media Massa, Polisi Bersama Masyarakat Akan Buta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Tanpa Media Massa, Polisi Bersama Masyarakat Akan Buta

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:00 WIB