MAMUJU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat kembali menghadirkan inovasi dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Mulai Senin, 7 September 2026, DiskominfoSS Sulbar resmi melakukan soft launching program siaran langsung melalui media sosial yang dikemas dalam konsep bincang santai dan interaktif.
Program tersebut menjadi ruang baru bagi pemerintah untuk menyampaikan berbagai informasi sekaligus membuka komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Beragam program Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, akan menjadi salah satu materi yang dibahas dalam program tersebut.
Kepala DiskominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengatakan program live streaming itu dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat terlibat langsung dalam setiap pembahasan.
Pada edisi perdana, program tersebut mengangkat topik Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SPAN-LAPOR!), yang merupakan salah satu layanan unggulan dalam pelayanan publik.
Menurut Ridwan, konsep interaktif menjadi salah satu keunggulan program tersebut. Masyarakat yang menyaksikan siaran langsung dapat memberikan tanggapan maupun pertanyaan melalui kolom komentar sehingga tercipta komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.
“Jadi live tidak sampai di situ saja. Para penonton juga bisa memberi respons di kolom komentar, jadi ada interaksi antara host dengan masyarakat di situ,” ujar Ridwan.
Ia menjelaskan, siaran perdana tersebut masih menjadi langkah awal. Ke depan, DiskominfoSS Sulbar akan mengembangkan format program dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat secara bergantian.
OPD nantinya dapat tampil sebagai pemandu acara maupun narasumber untuk membahas berbagai program, kebijakan, serta pelayanan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan pola komunikasi tersebut, pemerintah ingin memastikan informasi pembangunan tidak hanya disampaikan secara formal, tetapi juga dapat dikemas secara lebih ringan, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Ridwan berharap kehadiran program live streaming tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai program yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
“Kami harap melalui program ini, masyarakat mendapatkan pengetahuan lebih terhadap program-program yang sedang dijalankan pemerintah,” pungkasnya.
Lebih dari sekadar media penyampaian informasi, program tersebut diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Ruang dialog yang terbuka juga diharapkan dapat mendorong partisipasi publik sehingga berbagai program pembangunan di Sulawesi Barat benar-benar memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui inovasi komunikasi digital ini, DiskominfoSS Sulbar berupaya menghadirkan pemerintahan yang lebih terbuka, komunikatif, dan responsif terhadap aspirasi warga.








