Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Tragedi memilukan terjadi di Dusun Mapilli I, Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun ditemukan meninggal dunia di saluran induk pengairan sawah, Senin (14/9/2026).

Korban yang diketahui berinisial R, seorang pelajar TK dan warga Desa Mapilli Barat, diduga tenggelam di saluran irigasi tersebut. Hingga proses penanganan awal dilakukan, polisi belum menemukan saksi yang melihat secara langsung saat korban terjatuh ke dalam saluran air.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima personel Polsek Campalagian sekitar pukul 15.10 WITA. Personel piket Polsek Campalagian yang dipimpin Ps. Kanit IK AIPTU Sirajuddin bersama Ps. Kanit Res AIPDA Sapriadi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan bahan keterangan.

Berdasarkan keterangan Abd. Rahman, yang merupakan nenek korban, setelah salat Zuhur dirinya bersama korban berada di rumah dan kemudian tidur siang.

Saat terbangun, saksi mendapati korban sudah tidak berada di rumah. Tidak lama berselang, saksi memperoleh informasi dari warga mengenai adanya seorang anak yang tenggelam di saluran irigasi.

Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada pihak keluarga. Ayah korban, Andi, segera menuju lokasi. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Sebelumnya, seorang pemulung yang melintas disebut memberikan informasi kepada warga mengenai adanya anak yang tenggelam di saluran irigasi. Warga kemudian melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan sekitar pukul 13.00 WITA dalam kondisi meninggal dunia.

Korban selanjutnya dibawa pihak keluarga ke Puskesmas Batupanga untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Sekitar pukul 13.30 WITA, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Desa Mapilli Barat yang berjarak sekitar 400 meter dari lokasi penemuan.

Penanganan kemudian dilakukan lebih lanjut oleh personel Polres Polman. Sekitar pukul 16.00 WITA, personel piket Polres Polman bersama Unit Identifikasi dan personel Sat Intelkam yang dipimpin Pamapta IPDA Abd Salam, S.H., M.H., tiba di lokasi untuk melaksanakan olah TKP serta mengumpulkan bahan keterangan.

Dari hasil penanganan awal, kepolisian belum mendapatkan keterangan dari saksi yang melihat secara langsung peristiwa ketika korban masuk atau terjatuh ke saluran irigasi.

Kapolsek Campalagian IPTU H. Harifuddin mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di lokasi yang memiliki potensi membahayakan keselamatan.

“Kami mengimbau para orang tua dan keluarga agar senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di sekitar saluran air. Pengawasan secara langsung sangat penting untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan,” ujar IPTU H. Harifuddin.

Dalam penanganan kasus tersebut, pihak keluarga menyatakan menolak pelaksanaan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat penolakan autopsi yang dibuat pihak kepolisian dan ditandatangani oleh keluarga korban.

Setelah seluruh proses penanganan selesai, sekitar pukul 17.00 WITA jenazah korban dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Desa Mapilli Barat.

Kepolisian memastikan sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari mendatangi TKP, mengumpulkan bahan keterangan, melakukan olah TKP, hingga membuat administrasi penolakan autopsi yang ditandatangani pihak keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk tidak lengah dalam mengawasi anak-anak, khususnya di sekitar saluran irigasi, sungai, kolam, maupun lokasi lain yang memiliki risiko terhadap keselamatan anak.

Berita Terkait

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
2 Rumah Warga di Wonomulyo Terbakar, Damkar Kodim 1402/Polman Turun Tangan
Kebun Sawit Luyo Terbakar, Polisi dan Damkar Padamkan Api 11 Hektare
Damkar Kodim 1402/Polman Diterjunkan Bantu Padamkan Kebakaran di Kenje, 2 Rumah Terdampak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:41 WIB

Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan

Berita Terbaru