Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polewali Mandar – Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mendorong peningkatan produksi padi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Hal itu disampaikan saat menghadiri panen raya padi Piloting Project PM-AAS (Pertanian Modern-Advanced Agriculture System) di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Senin (24/8/2026).

Letkol Ikhwan mengatakan, sebagai salah satu daerah yang menjadi lumbung pangan Sulawesi Barat, peningkatan produktivitas pertanian di Polewali Mandar harus terus dilakukan.

“Polewali Mandar ini merupakan salah satu lumbung pangan di Sulawesi Barat. Karena itu, tentu kita berharap hasil produksi pertanian ke depan semakin meningkat dan lebih baik,” kata Dandim.

Menurutnya, peningkatan produksi tidak cukup hanya dilakukan saat masa panen. Pendampingan kepada petani perlu dilakukan sejak awal proses budidaya hingga hasil panen terserap dengan baik.

“Pendampingan tidak hanya saat panen. Kita sudah mengerahkan jajaran untuk mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, proses tanam dan pemeliharaan, sampai bagaimana hasil panen dan gabah petani bisa terserap oleh Bulog,” ujarnya.

Letkol Ikhwan menegaskan, Kodim 1402/Polman berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Polewali Mandar.

“Kita akan terus mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Polewali Mandar. Sinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani dan seluruh pihak terkait sangat penting untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Panen raya tersebut merupakan bagian dari Piloting Project PM-AAS, yang mengusung konsep pertanian modern dengan pemanfaatan teknologi dan mekanisasi dalam proses budidaya maupun panen.

Dalam kegiatan tersebut, proses panen padi dilakukan menggunakan mesin combine harvester. Penggunaan alat dan mesin pertanian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta mempercepat proses panen.

Dandim mengatakan penerapan teknologi pertanian menjadi salah satu langkah yang perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi bagi petani.

“Pertanian modern seperti ini harus terus kita dorong. Dengan teknologi dan mekanisasi, kita berharap pekerjaan petani menjadi lebih efisien dan hasil produksi juga semakin optimal,” katanya.

Panen raya tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi IV H. Ajbar Abdul Kadir, SP, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat H. Hamdan Hamji, Sekda Polewali Mandar Nursaid, S.Sos., Kepala BRMP Provinsi Sulawesi Barat serta kelompok tani Desa Bumiayu. (Zik)

Berita Terkait

Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Gubernur Sulbar Targetkan 30 Kelompok Peternak Majene Dapat Bantuan Kambing
Gubernur Suhardi Duka: Agama dan Budaya Saling Menguatkan, Tradisi Maulid Salabose Harus Dilestarikan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Senter KIM di Pasangkayu, Suraidah: Akses Internet Adalah Soal Keadilan Pembangunan
2 Rumah Warga di Wonomulyo Terbakar, Damkar Kodim 1402/Polman Turun Tangan
Kebun Sawit Luyo Terbakar, Polisi dan Damkar Padamkan Api 11 Hektare
BWI Sulbar Dikukuhkan, Suhardi Duka Dorong Wakaf Produktif untuk Tekan Kemiskinan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:41 WIB

Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Gubernur Suhardi Duka: Agama dan Budaya Saling Menguatkan, Tradisi Maulid Salabose Harus Dilestarikan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Senter KIM di Pasangkayu, Suraidah: Akses Internet Adalah Soal Keadilan Pembangunan

Berita Terbaru